Pilkada Kota Malang

Di Balik Pendaftaran Cawali, Dari Listrik Padam, KTP Ketinggalan, Sampai Dukungan Loyal Emak-Emak

Bakal calon yang lupa membawa KTP adalah M Anton, Bacalon wali kota petahana.

Di Balik Pendaftaran Cawali, Dari Listrik Padam, KTP Ketinggalan, Sampai Dukungan Loyal Emak-Emak
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Bakal Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, M Anton dan Syamsul Mahmud saat mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kota Malang, Rabu (10/1/2018). Bakal pasangan calon ini diusung PKB, PKS dan Gerindra dalam Pilkada Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang dibanjiri tamu di hari terakhir pendaftaran calon, Rabu (10/1/2018).

Ribuan orang datang dalam tiga gelombang.

Kehadiran ribuan orang ini ingin mengantar pasangan calon di Pilkada Kota Malang 2018.

Seperti diketahui ada tiga pendaftar yang mendaftar di hari terakhir yakni M Anton - Syamsul Mahmud, Ya'qud Ananda Gudban - Ahmad Wanedi, dan Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko.

Pendaftaran para pasangan calon ke KPU ini diwarnai sejumlah hal unik.

Mulai dari bakal calon yang kelupaan tidak membawa KTP, padamnya listrik di KPU, pasangan Bacalon yang membawa reog, sampai emak-emak yang loyal mendukung calonnya.

Bakal calon yang lupa membawa KTP adalah M Anton, Bacalon wali kota petahana.

Hal ini diketahui ketika pemeriksaan berkas.

"Ya keri (ketinggalan)," ujar Anton sambil tersenyum.

Beruntung ada salah satu anggota tim-nya memiliki foto KTP Anton.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help