Pilkada Kota Malang

Jadi Peserta Pilkada Kota Malang, Nanda Harus Mundur dari Jabatannya, Bagaimana Anton dan Sutiaji?

Berdasar Peraturan KPU, anggota DPR/DPRD yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah harus mengundurkan diri.

Jadi Peserta Pilkada Kota Malang, Nanda Harus Mundur dari Jabatannya, Bagaimana Anton dan Sutiaji?
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Yaqud Ananda Gudban dan Achmad Wanedi saat mendaftar Pilkada ke Kantor KPU Kota Malang, Rabu (10/1/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Yaqud Ananda Gudban sudah mendaftar sebagai bakal calon wali Kota Malang ke KPU Kota Malang, Rabu (11/1/2018).

Dia harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kota Malang periode 2014 – 2019.

Sedangkan M Anton dan Sutiaji cukup cuti dari jabatannya.

Saat ini M Anton sebagai wali Kota Malang.

Sedangkan Sutiaji sebagai wakil wali Kota Malang.

Berdasar Peraturan KPU, anggota DPR/DPRD yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah harus mengundurkan diri.

Hal ini juga berlaku bagi anggota TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), atau juga pejabat BUMN/BUMD.

“Begitu pula kalau ada kepala daerah aktif kemudian ikut di Pilkada lain daerah.”

“Misalnya wali Kota Malang aktif di tengah perjalanan ikut Pilkada Kota Batu.”

“Maka dia harus mundur dari jabatannya.”

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help