SuryaMalang/

Malang Raya

MCW Kritisi Peserta Pilkada Kota Malang yang Tak Sertakan Visi dan Misi Saat Daftar ke KPU

Penyerahan naskah visi dan misi saat pendaftaran menjadi bukti keseriusan pasangan bakal calon kepala daerah berkontestasi di Pilkada.

MCW Kritisi Peserta Pilkada Kota Malang yang Tak Sertakan Visi dan Misi Saat Daftar ke KPU
IST
Maskot Pilkada Kota Malang 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Penyerahan naskah visi dan misi saat pendaftaran menjadi bukti keseriusan pasangan bakal calon kepala daerah berkontestasi di Pilkada.

“Sangat lucu ketika mereka mendaftar tetapi tidak tahu gambaran lima tahun ke depan.”

“Terlepas bahwa naskah visi dan misi bisa disusulkan dalam masa perbaikan dan kelengkapan berkas, tetapi seharusnya disertakan di awal,” kata Ibnu Syamsu, Divisi Pengorganisasian Malang Corruption Watch (MCW) kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (11/1/2018).

Ibnu menambahkan ada tiga elemen saling terhubung dalam Pilkada, yakni calon, penyelenggara Pemilu/Pilkada, dan masyarakat.

Keberadaan calon dan integritasnya bisa diukur dari visi dan misinya.

Visi dan misi itu harus mengacu pada kebutuhan masyarakat.

“Hal ini sangat fundamental,” imbuhnya.

Visi dan misi itu antara lain menyangkut layanan kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, insfrastruktur, dan layanan publik.

Ketika pasangan calon tidak menyertakan visi dan misi saat mendaftar, diduga pembuatan visi dan misi akan dilakukan di detik-detik terakhir.

“Kami yakin visi dan misi yang dibuat di last minute itu tidak berbobot.”

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help