Pilkada Kota Malang

Pilih Imami Salat di Masjid Jami Sebelum Mendaftar ke KPU, Simak Pengakuan Sutiaji

Pasangan ini berangkat dari Masjid Agung Jami Kota Malang setelah shalat Isya'.

Pilih Imami Salat di Masjid Jami Sebelum Mendaftar ke KPU, Simak Pengakuan Sutiaji
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Bakal Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko saat mendaftar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang , Rabu (10/1/2018). Pasangan calon ini diusung Partai Golkar dan Partai Demokrat dalam Pilkada Kota Malang 2018. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pendaftar terakhir sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Malang adalah pasangan Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko.

Pasangan yang diusung Golkar dan Demokrat itu mendaftar pada Rabu (10/1/2018) malam.

Sebelum datang ke kantor KPU kota Malang dan mendaftar, pasangan ini juga melakukan serangkaian kegiatan khusus.

Pasangan ini berangkat dari Masjid Agung Jami Kota Malang setelah shalat Isya'.

Sutiaji mengaku mengimami rombongannya di masjid itu.

Setelah itu, ia mengajak Sofyan Edi shalat hajat dan taubat.

"Kami sampaikan hajat kami untuk maju di Pilkada Kota Malang. Shalat taubat untuk memohon maaf atas dosa-dosa kami sebelum maju," ujar Sutiaji.

Sutiaji yang kini menjadi anggota Partai Demokrat akan diantar oleh kader Demokrat dan Golkar.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang dibanjiri tamu di hari terakhir pendaftaran calon, Rabu (10/1/2018).

Ribuan orang datang dalam tiga gelombang.

Kehadiran ribuan orang ini ingin mengantar pasangan calon di Pilkada Kota Malang 2018.

Ada tiga pendaftar yang mendaftar di hari terakhir yakni M Anton - Syamsul Mahmud, Ya'qud Ananda Gudban - Ahmad Wanedi, dan Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko.

Pendaftaran para pasangan calon ke KPU ini diwarnai sejumlah hal unik. 

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help