SuryaMalang/

Nasional

Siasat Keponakan Setya Novanto Terima Duit Rp 34,8 Miliar dari Perusahaan di Mauritius

KEPONAKAN SETYA NOVANTO pakai cara berliku-liku untuk menerima uang sogok dari perusahaan luar negeri yang memasok salah satu bahan e-KTP.

Siasat Keponakan Setya Novanto Terima Duit Rp 34,8 Miliar dari Perusahaan di Mauritius
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Hendra Pambudi, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (27/4/2017). 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, tidak secara langsung menerima uang 2,6 juta dollar Amerika Serikat dari perusahaan Biomorf Mauritius.

Jika menggunakan kurs dolar terhadap rupiah saat ini, uang itu berarti senilai sekitar Rp 34,885 miliar. 

Irvanto menggunakan dua money changer untuk menerima uang dari luar negeri.

Hal itu terungkap saat Riswan, manajer perusahaan money changer, bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/1/2018). Riswan bersaksi untuk terdakwa Setya Novanto.

Menurut Riswan, pada Januari 2012, Irvanto mendatanginya dan mengatakan bahwa ia memiliki uang dalam mata uang dollar AS di Mauritius yang ingin ditransfer ke Indonesia.

Setelah itu, Riswan menghubungi rekannya, Yulihira, salah satu pemilik money changer yang memiliki rekening di Singapura.

Riswan merencanakan agar uang 2,6 juta dollar AS dari Mauritius dikirim terlebih dulu ke rekening Yulihira di Singapura.

Yulihara kemudian memberikan nomor rekeningnya kepada Riswan untuk diberitahukan kepada Irvanto.

Setelah itu, Yulihira menerima uang 2,6 juta dollar AS dari Mauritius. Ia kemudian mengirimkan uang tersebut ke rekening perusahaan money changer milik Riswan di Indonesia.

Kemudian, Riswan menyerahkan uang tersebut dalam bentuk tunai secara bertahap tiga kali kepada Irvanto.

Halaman
12
Editor: yuli
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help