Malang Raya

Awas! Bencana Alam Masih Ancam Warga Kabupaten Malang

Tanah longsor masih menjadi ancaman di Kabupaten Malang. Sebab, cuaca ekstrim masih sering terjadi.

Awas! Bencana Alam Masih Ancam Warga Kabupaten Malang
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Longsor di Kepanjen, Kabupaten Malang pada 26 Desember 2017. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Tanah longsor masih menjadi ancaman di Kabupaten Malang.

Sebab, cuaca ekstrim masih sering terjadi.

Selain itu juga kondisi Kabupaten Malang yang berada di pegunungan.

Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan mengatakan berdasar kuantitas bencana alam pada 2017 lalu melebihi 2016.

Tanah longsor terjadi 24 kali.

Setelah itu disusul angin kencang sebanyak 23 kali.

Puting beliung terjadi sebanyak 18 kali.

Sedangkan banjir sebanyak delapan kali.

“Selama januari 2018, sudah ada delapan bencana alam skala kecil.”

“Bencana itu didominasi tanah longsor,” kata Bambang Istiawan kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (12/1/2018).

Daerah yang rawan tanah longsor antara lain Donomulyo, Bantur, Poncokusumo, Tirtoyudo, Ampelgading, dan Sumbermanjing Wetan.

“Daerah tersebut merupakan daerah dataran tinggi yang rawan longsor,” ucap Bambang. 

Makanya BPBD siaga bencana.

Petugas BPBD dan relawan selalu memantau titik yang berpotensi longsor.

“Kami berharap warga ikut mewaspadai kondisi lingkungan sekitar.”

“Bila menjumpai situasi yang berpotensi bencana, segera lapor ke perangkat desa atau relawan,” tutur Bambang Istiawan.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help