Malang Raya

Cewek di Malang Buang Bayinya yang Sudah Mati, Ternyata Alasan di Baliknya Bikin Air Mata Meleleh

Perempuan yang terpaksa membuang mayat bayinya itu berada di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang Kota untuk dimintai keterangan.

Cewek di Malang Buang Bayinya yang Sudah Mati, Ternyata Alasan di Baliknya Bikin Air Mata Meleleh
mirror.co.uk
Ilustrasi 

Mila, sapaan akrab Jameelah menceritakan, sembilan bulan lalu UYRU diperkosa oleh seseorang yang tak ia kenal. Ia diperkosa oleh lelaki dari temannya UYRU.

"Sembilan bulan yang lalu diperkosa oleh lelaki dari temannya. Dia gak kenal. Dia gak menyadari hamil," paparnya.

Mila melanjutkan, lelaki yang menghamili itu diketahui lari ke Kalimantan. Setelah itu, lelaki tersebut hilang kontak.

Di sisi lain, Mila juga mengatakan kalau UYRU adalah tulang punggung keluarga. Dia memikiki seorang ibu yang sakit kanker payudara stadium empat.

"Dia juga menghidupi dua orang adiknya," kisahnya.

Kepada Mila, UYRU menceritakan, ia melahirkan di dalam kos saat maghrib. Saat melahirkan, bayinya sudah tidak bernyawa. UYRU terpaksa melahirkan di dalam kos karena tidak memiliki biaya untuk proses bersalin di rumah sakit.

Tengah malam, UYRU lantas membuang bayinya di saluran irigasi seorang diri. UYRU mengakui perbuatannya membuang bayi. Ia pun mengatakan apakah bisa menjadi tahanan kota akibat perbuatannya itu.

Ia mengatakan begitu karena ia berharap masih bisa mencari uang untuk menafkahi keluarganya.

"Ia saat itu bingung harus bagiamana. Padahal sebelumnya ia mau pulang ke Sidoarjo (sebelumnya disebutkan asal Kediri) dan bertanggungjawab terhadap anak yang ia kandung," pungkasnya.

Anggapan bahwa UYRU akan pergi karena telah membuang bayinya dibantah Mila. Mila juga menjelaskan kalau UYRU menunggak membayar kos sehingga ia diusir dari tempat kostnya. Bahkan UYRU diketahui belum makan karena tidak punya uang.

Halaman
1234
Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help