Malang Raya

PDAM Kota Malang Utang Kabupaten Malang Terkait Sumber Air, Begini Kronologi Pelunasannya

PDAM Kota Malang menunggak pembayaran sharing pengelolaan dan perawatan jaringan air Sumberpitu sejak awal tahun 2016 lalu sesuai nota kerjasama

PDAM Kota Malang Utang Kabupaten Malang Terkait Sumber Air, Begini Kronologi Pelunasannya
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
FOTO ARSIP - Tangki air PDAM Kota Malang 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - PDAM Kabupaten Malang terima pembayaran utang secara angsuran senilai Rp 3,7 miliar dari PDAM Kota Malang. Penerimaan pembayaran utang secara angsuran tersebut di luar dari kewajiban membayar sharing biaya pengelolaan dan perawatan jaringan dari air Sumberpitu setiap bulannya.

Kepala Bagian Umum dan Humas PDAM Kabupaten Malang, Eko Priyo Ardianto mengatakan, PDAM Kabupaten Malang bisa menerima pembayaran utang PDAM Kota Malang secara angsuran setelah adanya pembicaraan antar dua Direktur Utama PDAM dua daerah.

Karena sebelumnya PDAM Kota Malang menunggak pembayaran sharing pengelolaan dan perawatan jaringan air Sumberpitu sejak awal tahun 2016 lalu sesuai nota kerjasama.

"Dalam pembicaraan itu disepakati utang dibayar secara angsuran sebanyak enam kali. Dalam satu kali pembayaran hutang nilainya sekitar Rp 625 juta," kata Eko Priyo Ardianto.

Dijelaskan Eko, sampai akhir tahun 2017 lalu PDAM Kabupaten Malang sudah menerima angsuran pembayaran sebanyak dua kali dari PDAM Kota Malang. Yakni pada bulan November dan Desember 2017. Diharapkan pembayaran utang tersebut akan terus dilakukan sesuai kesepakatan dua Dirut PDAM.

"Ini dikarenakan kami butuh biaya perawatan jaringan pipa dan pengelolaan air Sumberpitu yang dimanfaatkan PDAM Kota Malang. Jangan sampai kejadian yang pernah terjadi terulang kembali," ucap Eko Priyo.

Dijelaskan Eko Priyo, setiap bulannya dalam nota kerjasama pemanfaatan air Sumberpitu PDAM Kota Malang berkewajiban membayar sharing biaya perawatan dan pengelolaan sebesar Rp 250 juta hingga Rp 300 juta. Ini dikarenakan biaya perawatan jaringan dan pengelolaan air Sumberpitu cukup besar.

Terutama untuk menjaga agar tidak terjadi kebocoran air di pipa jaringan antara Sumberpitu ke pipa jaringan PDAM Kota Malang.

"Untuk itulah, ketika PDAM Kota Malang menunggak biaya sharing perawatan dan pengelolaan air sumberpitu membuat kami kelabakan menyediakan biaya. Padahal suplai air sebagian besar dimanfaatkan pelanggan PDAM Kota Malang, sehingga terpaksa kami ambil tindakan tegas," tandas Eko Priyo Ardianto.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved