Cerita di Balik Modifikasi Mobil 'Maju Mundur Cantik' dari Bandung

MOBIL GOKIL. Ia punya dua muka, bukan hanya eksteriornya tapi memang semula dua mobil yang dipotong lalu digabung. Ceritanya-->>

Cerita di Balik Modifikasi Mobil 'Maju Mundur Cantik' dari Bandung
(KOMPAS.com/AGIE PERMADI
Mobil bermuka dua ini tengah diparkir di sebuah tempat di Jalan Babakan, Cibeureum, Bandung, Selasa (16/1/2018). 

SURYAMALANG.COM - Polisi memberhentikan dan menilang mobil yang bisa "maju mundur cantik" di Kota Bandung, Jawa Barat.

Berdasarkan foto yang beredar di dunia maya, mobil berwarna oranye itu terlihat parkir di pinggir jalan, tepatnya di depan Mapolsek Sukajadi. Terlihat seorang polisi sedang memperhatikan mobil tersebut.

Kendaraan roda empat ini tampak unik karena tidak memiliki bagian belakang, yang terlihat  dua bagian depan mobil yang disambung menjadi satu. Hal itu membuat orang sulit membedakan bagian depan atau belakangnya.

Kanit Lantas Polsek Sukajadi AKP Hilman membenarkan hal tersebut. Menurut dia, kendaraan itu ditilang pada Senin (15/1/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Mobil itu ditilang, kami kenai Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 275 Ayat 2 tentang Persyaratan Teknis dan Pasal 286 tentang Persyaratan Laik Jalan," kata Hilman saat dihubungiKompas.com, Selasa (16/1/2018).

Dia menjelaskan, pelanggaran tidak laik jalan ini karena kendaraan tersebut tidak memiliki lampu mundur dan dimensi kendaraan yang tidak sesuai. Tidak hanya itu, kendaraan tersebut juga memiliki mesin ganda.

"Kendaraan itu juga belum memiliki izin rubentina (rubah bentuk ganti warna), bahkan surat tanda nomor kendaraan (STNK) juga dua. Pelat nomornya juga dua," ujar Hilman.

Namun, Hilman enggan menyebutkan nama pemilik kendaraan itu.

LIHAT JUGA: VIDEO - Modifikasi Mobil Paling Gokil dari Bandung, Bisa Maju Mundur Cantik!

VIDEO - Modifikasi Mobil Paling Gokil dari Bandung, Bisa Maju Mundur Cantik!
VIDEO - Modifikasi Mobil Paling Gokil dari Bandung, Bisa Maju Mundur Cantik! (youtube)

Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Agung Reza menyebutkan, kendaraan itu dibuat untuk keperluan mengikuti kontes.

Halaman
12
Editor: yuli
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved