SuryaMalang/

Travelling

Flying Fox di Kampung Topeng Akan Diuji Coba pada Sabtu dan Minggu

Untuk naik ke pos pemberangkatan, pengunjung harus melewati tangga warna-warni. Agar tidak panas, aneka payung ditata di bagian atas tangga itu.

Flying Fox di Kampung Topeng Akan Diuji Coba pada Sabtu dan Minggu
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Flying fox di Kampung Topeng di Tlogowaru, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Slamet Zainudin menjajal flying fox di Kampung Topeng Desaku Menanti di Baran, Tlogowaru, Kota Malang, Selasa (16/1/2018).

“Sensasinya terasa asyik dan enak,” kata pria yang akrab disapa Udin itu kepada SURYAMALANG.COM.

Anggota karang taruna RT 2/RW 5 Wonokoyo itu ingin merasakan flying fox atas kemauannya sendiri.

“Semoga kampung ini ramai setelah ada wahana ini.”

“Meskipun ada di Kota Malang, tapi kampung ini kan di pinggiran,” tambahnya.

Instalasi flying fox ini dibangun oleh Paksi dari Griya Kampung Outbond Pujon.

“Flying fox akan diujicoba pada Sabtu dan Minggu dulu,” kata Paksi.

Setelah launching, pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp 25.000.

“Flying fox cocok untuk semua usia. Tetapi beban maksimalnya adalah 90 kilogram (Kg),” tambahnya.

Pihaknya kerja sama dengan pengelola kampung.

Untuk naik ke pos pemberangkatan, pengunjung harus melewati tangga warna-warni.

Agar tidak panas, aneka payung ditata di bagian atas tangga itu.

Tempat wisata itu diharap bisa jadi lokasi outbond anak.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang, Sri Wahyuningtyas mengajak kepala sekolah mengajak siswanya memanfaatkan outbond di Kampung Topeng.

“Tolong siswanya diajak ke sini agar bakso dan tahu lontong buatan warga bisa laku,” kata Sri.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help