Gresik

Akibat Kecelakaan Beruntun Dump Truk, Hampir Lima Jam Jalur Pantura Bungah Gresik Lumpuh

Akibat lamanya proses evakuasi bangkai dump truk, jalur Pantai Utara Bungah Gresik menjadi macet hingga puluhan kilo meter.

Akibat Kecelakaan Beruntun Dump Truk, Hampir Lima Jam Jalur Pantura Bungah Gresik Lumpuh
SURYAMALANG.COM/Sugiyono
Bodi kepala Dump Truk ringsek akibat menabrak dua mobil, sebuah motor dan sebuah dump truk di Pertigaan Jl Raya Bungah, Gresik, Jumat (26/1/2018). 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Petugas Satlantas Polres Gresik dan Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik membutuhkan waktu hampir 5 jam untuk memindahkan bangkai dump truk yang menabrak tiga kendaraan di pertigaan Jl Raya Bungah, Kecamatan Bungah Gresik, Jumat (26/1/2018).

Mobil derek yang dibawa Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik kesulitan untuk mencari sela guna memasang penderek ke bodi kepala dump truk yang ringsek.

Selain itu, tenaga teknik harus mengganti ban depan kiri yang meletus agar dump truk muatan tanah urukan itu dapat ditarik dengan mobil derek.

"Sekitar jam sepuluh sampai jam tiga sore baru bisa dipindahkan dump truknya," kata Rahman, pedagang mainan di Pasar Tradisional Bungah, Jumat (26/1/2018).

Akibat lamanya proses evakuasi bangkai dump truk, jalur Pantai Utara Bungah Gresik menjadi macet hingga puluhan kilo meter.

Sebab, jalur Pantura Gresik sekarang ini banyak dilintasi kendaraan dump truk galian C, bus pariwisata, bus umum dan kendaraan pribadi yang menuju Lamongan ke Surabaya dan sebaliknya.

Akibat kecelakaan tersebut, para sopir dan penumpang mobil pribadi semuanya selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Hanya, kerusakan berat pada bodi mobil box, dump truk dan mobil Avanza.

Sementara korban tewas adalah pengendara motor Honda Supra Nopol W 2219 KJ.

Korban tewas dalam kecelakaan ini yaitu H Mohamad Kholili yang berboncengan dengan Sholihin, keduanya warga Desa Gumeng, Kecamatan Bungah.

Satu korban meninggal dunia di tempat.

Satu korban lagi meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help