Sportarema

Indra Sjafri Blusukan ke Kediri, Ajari Anak-Anak Main Bola Demi Mencetak Bibit Unggul

Indra Sjafri tak segan-segan menjanjikan memberikan hadiah jam tangan yang dipakai jika pemain bertahan mampu merebut empat bola

Indra Sjafri Blusukan ke Kediri, Ajari Anak-Anak Main Bola Demi Mencetak Bibit Unggul
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Pelatih Indra Sjafri saat memberikan pelatihan bermain bola kepada siswa sekolah sepak bola di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Minggu (28/1/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, memberikan materi coaching clinic kepada puluhan siswa sekolah sepak bola (SSB) di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Minggu (28/1/2018).

Cuaca yang panas tak menyurutkan antusias para siswa SSB mendengarkan instruksi sang pelatih. Setelah menjelaskan sekilas teknik berlatih, Indra Sjafri langsung memberikan praktek.

Lima siswa kemudian diminta maju, 4 siswa dari 4 sudut bertugas menggiring bola ke tengah yang dijaga satu pemain bertahan. Praktek ini selain membutuhkan kecepatan juga ketangkasan pemain membawa bola.

Malahan Indra Sjafri tak segan-segan menjanjikan memberikan hadiah jam tangan yang dipakai jika pemain bertahan mampu merebut empat bola.

"Kau mampu rebut empat bola, ini hadiahnya," ungkap Indra Sjafri menunjuk jam tangan warna hitam yang dikenakan.

Siswa yang ditawari hadiah jam tangan terlihat tampak antusias berlatih berebut bola.
Terlihat saat game yang berlangsung tiga menit berupaya keras merebut bola.

Hanya saja dari empat bola, hanya satu bola saja yang berhasil direbutnya. Sehingga tidak mendapatkan hadiah jam tangan.

Karena siswa kesulitan merebut empat bola, Indra Sjafri menurunkan syaratnya hanya merebut dua bola dapat hadiah jam tangan. Kembali siswa bersemangat saat game dimulai lagi. Namun lagi-lagi sang pemain bertahan sulit merebut bola.

Di hadapan siswa SSB, Indra Safri memuji skil siswa karena telah menguasai teknik menggiring bola dengan baik. Namun dia menekankan pemain sepak bola masa depan tidak hanya butuh skill dan teknik tapi harus smart.

"Pemain bola yang bagus harus smart," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help