Pilkada Kota Malang

Awas! Ziarah Wali Atau Rekreasi Massal Bisa Jadi Sorotan Panwaslu Kota Malang Bila . . .

KPU Kota Malang menyebut ziarah wali atau memberangkatkan kelompok tertentu untuk rekreasi selamasa masa Pilkada bisa menjadi sorotan.

Awas! Ziarah Wali Atau Rekreasi Massal Bisa Jadi Sorotan Panwaslu Kota Malang Bila . . .
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Sosialisasi Kampanye dan Dana Kampanye Pilgub dan Pilwali Kota Malang 2018 di Hotel Atria, Kota Malang, Senin (29/1/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – KPU Kota Malang menyebut ziarah wali atau memberangkatkan kelompok tertentu untuk rekreasi selamasa masa Pilkada bisa menjadi sorotan.

Sebab, bisa saja kegiatan itu ‘berbau’ kampanye.

Kalau ada indikasi kegiatan itu ‘berbau’ kampanye, Panwaslu bisa memberi peringatan.

“Ingat! Ziarah wali bisa disoroti oleh Panwaslu.”

“Bahkan ketika bus masih parkir bisa menjadi sorotan bila ada indikasi keterlibatan tim sukses, calon, atau alat peraga kampanye di dalamnya.”

“Panwaslu bisa menyempritnya,” ujar Ashari Husen, Komisioner KPU Kota Malang saat menjadi narasumber dalam acara Kampanye dan Dana Kampanye Pilgub dan Pilwali Kota Malang 2018 di Hotel Atria, Kota Malang, Senin (29/1/2018).

Ashari menyisipkan contoh itu ketika menyosialisasikan tentang kampanye, tahapan kampanye, dan mekanisme kampanye.

Perihal kampanye sudah diatur KPU melalui Peraturan KPU 4/2017.

KPU mengatur tentang kampanye dengan cara pertemuan terbatas, tatap muka, dan rapat akbar atau kampanye akbar.

Kampanye akbar ini berbeda dengan aturan dalam Pilkada Tahun 2015 lalu.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help