SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Kota Batu Nyatakan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 'Ilegal' untuk Sementara, Ini Alasannya

Berdasarkan hasil verifikasi faktual terhadap 13 partai politik calon peserta Pemilu 2019, satu parpol di Kota Batu dinyatakan tidak lolos

Kota Batu Nyatakan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 'Ilegal' untuk Sementara, Ini Alasannya
IST
Kota Batu 

SURYAMALANG.COM, BATU - Berdasarkan hasil verifikasi faktual terhadap 13 partai politik calon peserta Pemilu 2019, satu parpol di Kota Batu dinyatakan tidak lolos. Partai itu adalah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Komisioner KPU Kota Batu Divisi Hukum, Mardiono mengatakan, PKPI tidak lolos karena banyak syarat yang tidak dipenuhi saat verifikasi. Seperti tidak ada nama-nama anggota Parpol di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), lalu alamat kantor juga tidak sesuai dengan yang ada saat ini.

"Saat verifikasi bendaharanya tidak hadir. Padahal salah satu syarat pengurusnya harus hadir semua," kata Mardiono saat Penyerahan berita acara hasil verifikasi kepengurusan perempuan, domisili kantor dan keanggotaan partai politik peserta pemilu tahun 2019 dan tingkat Kota Batu Provinsi Jatim, di KPU Batu, Jumat (2/2/2018).

PKPI harus segera memperbaiki syarat tersebut mulai 3 Februari hingga 5 Februari. Karena tanggal 6 Februari KPU Kota Batu akan kembali memverifikasi parpol yang belum memenuhi syarat.

Di lain hal, saat verifikasi selama 3 hari, meskipun 12 partai didominasi kekurangan jumlah kepengurusan perempuan, tetap diloloskan atau memenuhi syarat.

Mardiono menyatakan, 30 persen jumlah wanita dalam kepengurusan tidak wajib dipenuhi oleh parpol ditingkat Kota/Kabupaten.

"Tetapi kami KPU merekomendasikan jika ada dipenuhi saja agar dipenuhi," imbuh Mardiono.

Sementara itu, Ketua DPK PKPI Kota Batu, Didin Dariyanto menyatakan, parpolnya akan menyanggupi selesai memperbaiki dalam waktu 3 hari.

"Miss komunikasi dari pusat. Optimis kami bisa memperbaiki," kata Didin.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help