Travelling

Kampung Putih, Destinasi Wisata Tematik Baru di Kota Malang, Tapi Kok Sepi Pengunjung

Bahkan dalam sehari tidak ada pengunjung sama sekali. Ia cukup heran mengapa Kampung Putih tidak begitu menarik perhatian wisatawan

Kampung Putih, Destinasi Wisata Tematik Baru di Kota Malang, Tapi Kok Sepi Pengunjung
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kampung Putih, Klojen, Kota Malang, Minggu (4/2/2018) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sejak diresmikan pada 5 Agustus 2017, Kampung Putih yang berada di Kelurahan Klojen, Kota Malang sepi pengunjung atau wisatawan.

Tampaknya, Kampung Putih tidak begitu menarik dibanding kampung tematik lainnya seperti Kampung Warna-Warni Jodipan atau Kampung Tridi. 

Suliani (39) warga RT 4/RW 6 mengatakan, dalam seminggu hanya ada sekitar lima atau sepuluh orang yang datang. Itu pun para pelajar, bukan wisatawan lokal apalagi wisatawan mancanegara. Suliani menyayangkan minimnya tingkat kunjungan ke Kampung Putih.

Perempuan yang sehari-hari membuka warung makan di RT 4 itu mengutarakan belum ada daya tarik yang menarik di Kampung Putih. Sekadar warna putih saja menurutnya belum cukup, perlu ada fasilitas penunjang agar wisatawan merasa nyaman datang ke Kampung Putih.

“Kayaknya dari depan saja sudah kurang menarik. Termasuk juga kurangnya promosi sehingga belum ada daya tarik,” katanya, Minggu (4/2/2018).

Pintu masuk ke Kampung Putih terletak di Jl Jaksa agung Suprapto. Di pintu masuk itu terdapat sejumlah pedagang kaki lima. Jalan masuknya turun cukup curam. Hampir tidak tersedia juga lahan parkir.

“Seharusnya di depan dipercantik agar terlihat menarik. Kalau akses ke sini bagus, pelan-pelan pengunjung juga akan senang datang,” imbuhnya.

Akibat sepinya pengunjung itu, tidak ada dampak ekonomis yang dirasakan warga. Semua hanya berjalan seperti biasa. Saat SURYAMALANG.COM berkunjung langsung ke lokasi, Minggu (4/2/2018), tidak banyak aktivitas di Kampung Putih.

SURYAMALANG.COM menelusuri gang-gang di Kampung Putih hingga tiba di titik tempat swafoto. Di tempat itu juga tidak ada orang sama sekali. Sangat sepi. Padahal spot berfoto itu cukup bagus.

Berada di pinggir Sungai Brantas, ada tugu bertuliskan Kampung Putih dengan huruf A yang menyerupai rumah. Tulisannya putih. Di bawahnya ada logo kupu-kupu yang berwarna putih. Di bagian atas juga terdapat tulisan Kampung Putih.

Dari atas bisa terlihat pemandagan Sungai Brantas serta gedung-gedung tinggi Kota Malang seperti Gedung Bank BCA dan Hotel Whiz Malang. Kampung putih juga sangat bersih. Tidak nampak sampah berserakan.

Beberapa anak kecil bermain bergerombol. Mereka berlari-lari di antara gang sempit. Sedangkan para orangtua ada yang memperbaiki bagian rumah, serta ada pula yang memasak karena tercium aroma masakan kuah lodeh.

Mariyatin (41) warga lainnya juga mengatakan kalau Kampung Putih sangat sepi peminat. Bahkan dalam sehari tidak ada pengunjung sama sekali. Ia cukup heran mengapa Kampung Putih tidak begitu menarik perhatian wisatawan.

“Sepi, gak ada orang. Gak tahu kenapa kok sepi begini,” keluhnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help