Travelling

Terkait Sepi Pengunjung di Kampung Putih, Ini Pesan Wali Kota Malang kepada Warga Setempat

beberapa waktu lalu masyarakat sudah membahas hal tersebut dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Pertanian Kota Malang.

Terkait Sepi Pengunjung di Kampung Putih, Ini Pesan Wali Kota Malang kepada Warga Setempat
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kampung Putih, Klojen, Kota Malang, Minggu (4/2/2018) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wali Kota Malang, M Anton, menyoroti sepinya pengunjung di Kampung Putih. Ia mengatakan, kampung tematik yang dibangun di Kota Malang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian warga. Warga diharapkan bisa mandiri secara ekonomi dengan memanfaatkan kunjungan wisatawan.

Namun melihat kondisi Kampung Putih, Anton menilai bahwa masyarakat di Kampung Putih perlu meneruskan perawatan. Selain itu, anton berharap ada kreativitas warga agar bisa menarik minat kunjungan wisatawan.

“Itulah yang saya maksud program bagaimana masyarakat bisa meneruskan perawatan yang kita harapkan. Kita ini memberikan kepada mereka untuk membuka peluang kunjungan wisatawan. Selalu saya sampaikan tolong merawat, membangunnya memang mudah, tapi mempertahankannya yang sulit,” ujar Anton, Minggu (4/2/2018).

Meskipun tidak menjelaskan secara rinci kreativitas yang diharapkan, namun anton meyakini kalau kreativitas masyarakat di kampung tematik bisa memberi pengaruh positif, khususnya bagi wisatawan. Ia meminta agar elemen masyarakat di Kampung Putih memikirkan bersama kreativitas yang akan dilakukan untuk menarik minat wisatawan.

“Justru harapan saya ada kreativitas masyarakatnya bagaimana cara memperdayakan masyarakat seperti kunjungan wisata. Bagaiaman caranya ya agar menggugah pengunjung? Saya minta elemen masyarakat mengajak akademisi seperti mahasiswa agar apa bisa memberikan penguatan masyarakat,” urainya.

Di sisi lain, anton menegaskan kalau Pemkota Malang tetap akan memberikan perhartian kepada Kampung Putih. Pemkot tidak akan lepas tanggungjawab terhadap keberadaan Kampung Putih.

“Insya Allah ini belum lepas dari kita. Setap pembanguann tematik akan berada di pantauan kita terus karena tujuannya membangun ekonomi kerakyatan,” pungkas Anton.

Ketua RW 6 Kelurahan Klojen, Gendut Santoso (55) saat dimintai keterangan mengatakan perlunya fasilitas penunjang agar Kampung Putih bisa diminati pengunjung. Fasilitas penunjang itu berupa tempat parkir, tempat kuliner, tempat buang air kecil, termasuk tempat berfoto.

“Sejauh ini hanya ada satu, ya sebaiknya ada tempat lain. Tidak hanya satu,” paparnya.

Kurangnya fasilitas itulah yang membuat daya tarik di Kampung Putih sangat sepi. Sejauh ini warga sudah sering membicarakan sepinya kunjungan wisatawan ke Kampung Putih.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help