Piala Presiden

Ini Alasan Persija Jakarta Ingin Penjadwalan Ulang Laga Semifinal Piala Presiden 2018

Di saat yang sama Persija juga harus bermain di babak grup Piala AFC, hanya satu hari setelah jadwal laga leg kedua.

Ini Alasan Persija Jakarta Ingin Penjadwalan Ulang Laga Semifinal Piala Presiden 2018
GONANG SUSATYO/BOLASPORT.COM
Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, merayakan golnya ke gawang Mitra Kukar, di babak perempat final Piala Presiden 2018, Minggu (4/2/2018). 

SURYAMALANG.COM - Persija Jakarta ingin jadwal semifinal turnamen pramusim Piala Presiden 2018 dikompromikan ulang.

Sebab, pada saat yang hampir bersamaan dengan laga semifinal, Persija juga harus tampil pada babak grup Piala AFC 2018.

Direktur Utama Persija, Gede Widiade, mengaku akan mengadakan pertemuan dengan panitia Piala Presiden 2018.

Gede berharap ada solusi yang saling menguntungkan terkait dengan jadwal babak semifinal dan Piala AFC.

“Saya harap ada penjadwalan ulang babak semifinal. Karena kami juga akan bermain di Piala AFC.

"Saya harap bisa dikompromikan, karena saya juga paham bahwa ini juga berkaitkan dengan pihak televisi,” kata Gede.

Jadwal babak semifinal Piala Presiden memang cukup rumit bagi Persija.

Pertandingan leg pertama akan digelar pada 10 Februari dan leg kedua pada 13 Februari 2018.

Di saat yang sama Persija juga harus bermain di babak grup Piala AFC, hanya satu hari setelah jadwal laga leg kedua.

“Kami belum bisa banyak bicara soal ini. Saya akan bertemu dulu dengan PSMS dan Panpel Piala Presiden 2018.”

“Saya harapkan ada solusi yang saling menguntungkan. Pihak televisi dapatkan jam yang prime time, tim juga dapatkan waktu recovery dan istirahat yang cukup. Karena tim juga ingin bermain bagus untuk menghibur penonton,” tandas Gede.

Pada semifinal Piala Presiden 2018, Persija akan berjumpa dengan PSMS Medan.

Sementara di Piala AFC 2018, Persija tergabung di Grup H dan melawan tim-tim tangguh.

Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut akan bersaing dengan Djohor Darul Ta’zim (Malaysia), Tampines Rovers (Singapura), dan Song Lam Nghe An (Vietnam).

Editor: eko darmoko
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help