SuryaMalang/

Piala Presiden

Kemenangan Bali United Lewat Eksekusi Penalti Teknik Panenka, Simak Alasan Nick van der Velden

Gelandang asal Belanda, Nick van der Velden, menjadi eksekutor penentu kemenangan Bali United sebagai penendang kelima.

Kemenangan Bali United Lewat Eksekusi Penalti Teknik Panenka, Simak Alasan Nick van der Velden
BolaSport.com
Nick van der Velden 

SURYAMALANG.COM - Laga babak delapan besar Piala Presiden 2018 diwarnai adu penalti untuk dua laga pertama. 

Bali United menjadi salah satu tim yang lolos ke semifinal melalui babak adu penalti.

Bahkan gol penentu kemenangan Bali United dilakukan dengan cara menarik, menggunakan teknik panenka.

Bali United sukses menyingkirkan Madura United, Sabtu (3/2/2018) setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga waktu normal (2x45 menit) dan dalam drama adu penalti Bali United menang dengan skor 5-4.

Penyerang Madura United, Marcel Sacramento, menjadi satu-satunya pemain yang gagal mengeksekusi tendangan penalti.

Sementara gelandang asal Belanda, Nick van der Velden, menjadi eksekutor penentu kemenangan Bali United sebagai penendang kelima.

Menariknya, Van der Velden melakukan tendangan penalti menggunakan teknik panenka.

Van der Velden pun buka suara tentang alasannya memilih teknik tersebut.

"Saat itu kedudukan sudah 4-4 di babak adu penalti dan kami masih memiliki satu kesempatan menendang untuk memenangkan pertandingan," ujar Van Der Velden.

"Saya pikir dalam situasi seperti itu kiper tidak akan berdiri di garis tengah dan akan bergerak ke kiri atau ke kanan."

"Itu mengapa saya putuskan menendang bola kearah tengah dengan teknik panenka dan berhasil," tambahnya.

Teknik Panenka adalah tendangan penalti yang berbeda yaitu dengan melambungkan bola di posisi tengah gawang.

Nama teknik ini diambil oleh nama penciptanya, yang juga seorang pemain bola, Antonín Panenka asal Republik Ceko.

Teknik itu dia lakukan pada pertandingan Final Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA 1976 saat melawan Jerman.

Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help