SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Keruwetan di Kota Batu Jelang Pileg 2019, DPRD Prioritaskan 3 Dapil sedangkan KPU Ngotot 4 Dapil

Kan yang menentukan tetap KPU pusat. Tidak bisa ditentukan sendiri, harus ada beberapa pertimbangan paling sedikit dua pilihan

Keruwetan di Kota Batu Jelang Pileg 2019, DPRD Prioritaskan 3 Dapil sedangkan KPU Ngotot 4 Dapil
IST
Kota Batu 

SURYAMALANG.COM, BATU - Jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, DPRD Kota Batu secara khusus memanggil KPU Kota Batu untuk membahas Daerah Pemilihan (Dapil), Selasa (6/2/2018).

Dalam pembahasan itu, DPRD Kota Batu tidak setuju apabila Kota Batu dipecah menjadi empat Dapil.

"Tiga dapil itu tetap harus jadi prioritas. Tetap gunakan Dapil dalam pemilihan sebelumnya. Kalau memang sesuai aturan, sebelum penetapan dalam pleno kan boleh usul," kata Hari Danah Wahyono Wakil Ketua DPRD Kota Batu, seusai hearing di DPRD Batu, Selasa (6/2/2018).

Tak hanya itu, saat mengusulkan ke KPU RI nanti, ia meminta KPU Kota Batu menyertakan setidaknya tiga opsi Dapil. Ia tidak menginginkan KPU Kota Batu hanya menyerahkan satu pilihan saja.

"Kan yang menentukan tetap KPU pusat. Tidak bisa ditentukan sendiri, harus ada beberapa pertimbangan paling sedikit dua pilihan," imbuhnya.

Ketua KPU Kota Batu, Rochani menegaskan, kalau pembagian Dapil di Kota Batu menjadi empat Dapil ini karena sesuai peraturan. Yakni karena penduduk di Kota Batu bertambah yang mengharuskan Kota Batu dipecah menjadi 4 dapil.

"Dalam satu dapil, minimal jumlah kursinya 3, dan maksimal 12. Nah di Kecamatan Batu, ini ketemu 14 kursi. Mau tidak mau, pemecahan Dapil ini menjadi suatu kebutuhan. Dan ada diperaturan KPU pusat," kata Rochani.

Ketidaksetujuan yang diutarakan oleh DPRD Kota Batu ini ialah hal yang wajar. Karena KPU Kota Batu mulai hari ini membuka forum pencermatan. Dalam forum pencermatan ini, semua masyarakat bisa memberikan masukan.

"Asalkan disertai dengan ulasan yang jelas. Agar kami juga memiliki pandangan dari masukan-masukan. Ada beberapa masukan dari Parpol. Di antaranya ada yang setuju ada yang tidak. Itu semua kami tampung sampai nanti menjelang uji publik," imbuh Rochani.

Uji Publik Dapil ini akan dimulai besok Rabu (7/2/2018) hingga Selasa (13/2/2018).

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help