SuryaMalang/

Surabaya

Lho, Organisasi ini Anggap Oknum Perawat National Hospital Tak Langgar Kode Etik

PERSATUAN PERAWAT: Kalau soal video permohonan maaf itu, kami tidak bisa menilainya.

Lho, Organisasi ini Anggap Oknum Perawat National Hospital Tak Langgar Kode Etik
Instagram.com
Pasien wanita dilecehkan perawat pria. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Jatim menganggap ZA, oknum perawat yang melakukan pelecehan seksual terhadap pasien di National Hospital Surabaya, tidak melanggar kode etik.

"Dari awal kami sudah laporkan ke Majelis Kehormatan Etik Keperawatan Jatim terkait kasus ini. Dan berdasarkan kajian, ZA menjalankan sesuai tugasnya sebagai perawat," kata Misutarno SKep, NsMKep, Sekretaris DPW PPNI Jawa Timur, Selasa (6/2/2018).

Seperti diketahui, polisi sudah menetapkan ZA sebagai tersangka setelah beredar luas video saat dia meminta maaf kepada pasien yang merasa digerayangi payudaranya lebih dari satu kali. 

"Pihak kepolisian boleh mengatakan ZA sebagai tersangka, buron, atau apa yang jelas kami (bersama Majelis Kehormatan Etik Keperawatan Jatim) sudah menimbang tidak ada pelanggaran," terangnya.

Pria yang akrab disapa Tarno ini juga menuturkan, jika nanti masuk proses persidangan, pihak organisasi keperawatan siap memberikan bukti etik yang dibutuhkan.

"Kalau soal video permohonan maaf itu, kami tidak bisa menilainya. Yang jelas sesuai proses yang sudah kami lakukan tidak ada pelanggaran dan jika diminta untuk memberikan keterangan dipersidangan, akan kami siapkan," tegas Tarno. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help