Rokok Elektrik

Omzet Penjualan Rokok Elektrik Tembus Rp 6 Triliun Setahun

ASOSIASI PERSONNAL VAPORIZER memperkirakan, pengguna vape di Indonesia mencapai 1 juta orang. Selamat tinggal untuk rokok kuno?

Omzet Penjualan Rokok Elektrik Tembus Rp 6 Triliun Setahun
Harian SURYA
Harian SURYA, 18 Februari 2018. 

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Bisnis rokok elektrik atau terkenal dengan sebutan vape di Indonesia menunjukkan tren positif pada 2017.

Sejak pertama kali beredar luas pada 2013, bisnis vape sempat mengalami naik turun dan mencapai puncaknya pada tahun lalu.

Berdasarkan data Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), penjualan mencapai Rp 5–6 triliun.

Perhitungan omzet vape tersebut mengalami kenaikan 100 persen dibandingkan 2016.

“Faktor yang membuat omzet meningkat tajam adalah jumlah pedagang,” kata Humas APVI Rhomedal.

Data APVI menunjukkan, ada sekitar 3.500 pedagang vape di Indonesia.

Selain itu, juga banyak pedagang vape yang berjualan di market place (online).

Jika ditotal, Rhomedal memperkirakan jumlahnya mencapai 5.000.

“Paling dominan pulau Jawa. Jawa adalah barometernya,” sambungnya.

Sebagai industri baru, omzet tersebut terbilang cukup besar.

Halaman
1234
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help