Malang Raya

Dinas Perhubungan Kabupaten Malang Ajukan Pinjam Pakai Fasilitas Uji Kir Milik Pemprov Jatim

Tidak maksimalnya pemanfaatan fasilitas uji kir Karangploso milik Pemprov Jatim dilirik Dinas Perhubungan Kabupaten Malang.

Dinas Perhubungan Kabupaten Malang Ajukan Pinjam Pakai Fasilitas Uji Kir Milik Pemprov Jatim
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Tidak maksimalnya pemanfaatan fasilitas uji kir Karanglo milik Pemprov Jatim dilirik Dinas Perhubungan Kabupaten Malang. Hal itu diketahui dari diajukannya surat permohonan izin pinjam pakai fasilitas uji kir di Karanglo oleh Dishub Kabupaten Malang kepada Pemprov Jatim.

Kepala Dishub Kabupaten Malang, Hafi Lutfi mengatakan, pengajuan izin pinjam pakai fasilitas uji kir di Karanglo oleh Dishub Kabupaten Malang telah dilakukan melalui Sekda Kabupaten Malang. Hanya saja, hingga saat ini surat permohonan izin pinjam pakai tersebut belum mendapat jawaban dari Pemprov Jatim.

"Kami berharap dalam waktu dekat Pemprov Jatim sudah memberi jawaban. Dan kami sudah menyiapkan anggaran perawatan dan perbaikan fasilitas uji kir di Karanglo nantinya," kata Hafi Lutfi, Senin (12/2/2018).

Dijelaskan Hafi Lutfi, sebenarnya Dishub Kabupaten Malang sudah memiliki fasilitas uji kir kendaraan di wilayah Karanglo. Namun, seiring dengan semakin banyaknya kendaraan yang melakukan uji kir di Kabupaten Malang dirasa dibutuhkan fasiltas dan tempat uji kir yang lebih besar.

"Dan kami melihat fasilitas uji kir milik Pemprov Jatim banyaknya nganggurnya, maka kami berniat meminjam pakai fasilitas dan tempat itu," ucap Hafi Lutfi.

Dijelaskan Hafi Lutfi, diajukannya permohonan pinjam pakai aset fasilitas uji kir oleh Dishub Kabupaten Malang lebih dikarenakan untuk peningkatan layanan uji kir. Ini dikarenakan layanan uji kir di Karanglo bisa melayani kendaraan dari 11 kecamatan di Kabupaten Malang bagian utara.

Dengan demikian, pemilik kendaraan tidak lagi merasa enggan dan kerepotan bila menguji kir kendaraanya cukup di Karanglo. Artinya, pemilik kendaraan di wilayah Kabupaten Malang bagian utara tidak lagi harus datang ke balai uji kir ke Dishub Kabupaten Malang di Talangagung Kepanjen.

"Jadi kami ingin meningkatkan layanan pada masyarakat yang menguji kir kendaraan. Dan mereka diharap tidak lagi enggan datang ke balai uji kir," ucap Hafi Lutfi.

Di Kabupaten Malang, menurut Hafi Lutfi, jumlah kendaraan yang wajib melakukan uji kir mencapai sekitar 51 ribu kendaraan. Jumlah tersebut belum termasuk kendaraan yang starusnya sudah menjadi milik warga Kabupaten Malang tapi masih terdaftar wajib uji kir di daerah lain.

Pelaksanaan uji kir tersebut wajib dilakukan dua kali dalam setahun. Dan retribusi uji kir menjadi penyumbang PAD Kabupaten Malan yang tahun 2017 mencapai sekitar Rp 2,1 miliar.

"Mudah-mudahan tahun ini retribusi dari uji kir bisa meningkat untuk PAD. Dan kamipun selalu berusaha memaksimalkan nilai retribusi dari uji kir tersebut," tandas Hafi Lutfi.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Zia Ulhaq mendukung langkah Dishub mengajukan pinjam pakai fasilitas uji kir milik Pemprov Jatim di Karanglo. Dengan demikian layanan uji kir Dishub Kabupaten Malang bisa lebih ditingkatkan nantinya dari fasilitas uji kir yang memadai.

"Kami pun akan coba berkoordinasi dengan rekan-rekan di DPRD Provinsi Jatim untuk mendorong dikabulkanya permohonan Dishub Kabupaten Malang tersebut demi peningkatan kualitas layanan pada masyarakat," tutur Zia Ulhaq.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help