Pilkada Kota Malang

Pasangan Sutiaji - Sofyan Berkunjung ke Kantor Harian SURYA Malang, Ini Paparannya

JAGO GOLKAR DAN DEMOKRAT. Pasangan Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko langsung ke kantor SURYA Malang usai penetapan di KPU Kota Malang.

Pasangan Sutiaji - Sofyan Berkunjung ke Kantor Harian SURYA Malang, Ini Paparannya
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Calon Wali Kota Malang 2018 - 2023, Sutiaji, membeberkan sistem kerja di pemerintahan dan reformasi birokrasi.

Jika terpilih sebagai Wali Kota Malang, ia akan menerapkan beberapa terobosan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan mendorong adanya reformasi birokrasi.

Hal ini dia tegaskan saat berkunjung ke kantor Harian Surya Biro Malang dan Kompas Malang di Jl Sultan Agung No 4 Kota Malang, Senin (12/2/2018).

Setelah mengikuti rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon kepala daerah Kota Malang 2018, Sutiaji dan tim berkunjung ke beberapa kantor media cetak di Kota Malang.

Sutiaji berkunjung bersama pasangannya, Calon Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, dan pengurus dua partai politik yang mengusung pasangan ini.

Parpol pengusung adalah Partai Golkar dan Demokrat. Tim pemenangan dan pendukung dari luar dua Parpol itu juga ikut serta dalam roadshow ke media cetak ini.

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko.
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko. (Sri Wahyunik)

Di SURYA MALANG, ia berbicara tentang sistem pemerintahan dan reformasi birokrasi.

Menurutnya, tata kerja kepala daerah itu berdasarkan pada rencana pembangunan jangka menengah daerah dan panjang daerah (RPJMD - RPJPD).

"Termasuk saat ini bagaimana mengembangkan konsep smart city secara maksimal untuk mendukung kerja kepala daerah," ujar Sutiaji.

Cara bekerja antara wali kota dan wakil wali kota, lanjutnya, sudah diatur. Jika sistem pemerintahan itu ingin bekerja secara maksimal, maka setidaknya menaati peraturan yang berlaku.

"Umpama dari updating data, ataupun alur surat menyurat dari masyarakat sampai ke wali kota. Seharusnya diketahui, dan harus mendapatkan paraf dari wakil wali kota. Jadi wali kota dan wakil wali kota ini bagai dua sisi mata uang, tidak bisa dipisah," tegasnya.

Sutiaji juga mengungkapkan tentang persoalan banjir dan kemacetan di Kota Malang. Terkait banjir, ia yakin bisa diselesaikan dalam waktu setahun.

Setelah masa penetapan ini, dirinya akan langsung terjun ke masyarakat. Apalagi jika nanti cutinya pada 15 Februari dimulai. 

Selain Sutiaji - Sofyan, pasangan lain yang akan bertarung dalam Pilwali Malang adalah pasangan M Anton - Syamsul Mahmud dan Yaqud Ananda Gudban - Ahmad Wanedi.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved