Malang Raya

Puluhan Orang Ikuti Seleksi Lomba Tenaga Kependidikan di Kota Malang

"Untuk pemenang tahun ini akan diikutkan di jenjang Jatim pada 2019. Sedang untuk pemenang 2017 dikirim tahun ini ke jenjang Jatim,"

Puluhan Orang Ikuti Seleksi Lomba Tenaga Kependidikan di Kota Malang
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Suasana tes tulis saat seleksi lomba kasek, pengawas, pendidik, tenaga kependikan tingkat TK, SD dan SMP serta non formal berprestasi di aula Dindik Kota Malang, Senin (12/2/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sebanyak 95 orang mengikuti seleksi lomba Kepala Sekolah (Kasek), pengawas, pendidik dan tenaga kependidikan jenjang TK, SD, SMP serta non formal berprestasi, Senin (12/2/2018). Kegiatan akan berlangsung sampai Kamis (15/2/2018).

"Bapak ibu ikut lomba ini bukan sekedar cari penghargaan. Namun nanti bisa memberi dampak buat anak didik," jelas Totok Kasianto, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang saat membuka acara itu aula Dindik Kota Malang.

Menurut dia, keberhasilan pendidikan di Kota Malang menjadi daya tarik daerah lain melakukan studi banding. Hal itu itu ditentukan tiga hal yaitu sarana prasarana, kurikulum serta tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional.

"Yang nomer tiga diharapkan dengan adanya yang berprestasi, maka bisa menjadikan Kota Malang sebagai kota pendidikan menjadi lebih baik lagi," ujar Totok.

Sehingga diperlukan terobosan dan inovasi pembelajaran dari para calon kepala sekolah dan calon pengawas.

Ditambahkan Sri Sutrisnawati, Kabid Pembinaan PTK Dindik Kota Malang, para peserta lomba selain harus ikut tes tulis, juga psikotes pada Selasa (13/2/2018). Kemudian pada Rabu dan kamis menjalani wawancara. Semua tahapan itu harus diikuti mereka.

"Untuk pemenang tahun ini akan diikutkan di jenjang Jatim pada 2019. Sedang untuk pemenang 2017 dikirim tahun ini ke jenjang Jatim," kata Sutrisnawati.

Hal ini karena pada 2017 lalu terjadi masa transisi karena perubahan kewenangan propinsi. Dimana pendidikan jenjang SMA/SMK dikelola Pemprov Jatim.

Untuk itu, Dindik Jatim pada tahun akan melakukan seleksi administrasi bagi peserta kiriman dari kota/kabupaten.

Dari 38 daerah, hanya diambil 20 besar. Ia berharap wakil Kota Malang bisa masuk 20 besar pada 2018. Sebab sejak 2014-2016, wakil dari Kota Malang selalu menang. Bahkan menjadi juara umum.

Hasil dari lomba ini akan diumumkan pada 28 Februari 2018. Sebelum diumumkan, akan ada tim yang survei ke lokasi sekolah.

"Peserta lomba ini dari sekolah negeri dan swasta. Semua kami beri porsi sama besar," ujar Bu Tris, panggilan akrabnya.

Dari peserta kepala sekolah antara lain Kepala SMP Islam Sabillilah, SMPN 2 dan SMPN 26. Dari jenjang TK ada lima kasek dan 20 guru TK. Sedang jenjang SD ada lima kasek dan lima guru. Juga ada empat tutor paket A dan B. Sedang penilainya akademisi dari UM, UMM, Unisma, UB serta pengawas TK, SD dan SMP.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help