Home »

Batu

Malang Raya

Tahun 2018 Ini, Tunjangan Pegawai di Pemkot Batu Bakal Naik

Tahun 2018 ini Pemkot Batu bakal menaikkan anggaran untuk Penghasilan Tambahan Pegawai (PTP) atau tunjangan bagi pegawai Pemkot Batu

Tahun 2018 Ini, Tunjangan Pegawai di Pemkot Batu Bakal Naik
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Wali Kota Batu Punjul Santoso 

SURYAMALANG.COM, BATU - Tahun 2018 ini Pemkot Batu bakal menaikkan anggaran untuk Penghasilan Tambahan Pegawai (PTP) atau tunjangan bagi pegawai Pemkot Batu.

Sejak 2016 hingga 2017 nominal tunjangan untuk pegawai Pemkot Batu sebesar Rp 1,5 juta. Besaran nominal itu dikalikan dengan jumlah nilai yang diperoleh dari pegawai.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, jumlah besaran itu jika dibanding dengan daerah lain masih sangat jauh. Oleh karena itu di tahun ini sembari menunggu SK dari Wali Kota, diusahakan jumlah tunjangan akan naik. Ia mengatakan kenaikan tunjangan ini untuk memacu dari kinerja pegawai Pemkot Batu.

"Selain naik, nanti ada kebijakan baru terkait tunjangan ini, yaitu setiap pegawai membuat catatan harian. Catatan harian ini isinya ialah seluruh kegiatan dari setiap pegawai," kata Punjul saat dijumpai di ruangannya, Senin (12/2/2018).

Ia menyebutkan, catatan harian ini yang nantinya akan menjadi tolak ukur setiap pegawai untuk mendapatkan tunjangan. Karena, sejauh ini tunjangan hanya dinilai dari absensi saja. Bagaimana dengan pegawai yang berada di lapangan dan tidak sempat absen. Secara otomatis tunjangan akan hangus.

Catatan harian itu harus disetujui oleh setiap atasannya masing-masing. "Ya itu kan hal dari setiap pegawai. Untuk menambah semangat kerja mereka di masing-masing tupoksinya. Insya Allah dua hari lagi nanti sudah ada SK dari Wali Kota terkait kenaikan tunjangan ini," imbuh Punjul.

Ia menambahkan, setiap atasan juga berhak memberikan penilaian dari pegawainya. Penilaian ini ialah apakah setiap tugas yang dibebankan dijalankan atau tidak. Jika dijalankan maka akan mendapatkan poin, di mana poin ini nanti akan dihitung untuk mendapatkan tunjangan pegawai setiap bulannya.

Dari penilaian itu, akan diserahkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BPKSDM). Yang kemudian akan direkomendasikan untuk mendapatkan tunjangan. Kepala BKPSDM, Wiwik Sukesi mengatakan apabila pegawai itu memenuhi setiap kegiatan dan tidak pernah absen, paling optimal mendapatkan tunjangan sebesar Rp 4 juta.

"Setiap pegawai berbeda-beda mendapatkan tunjangannya. Tidak sama, sesuai penghitungan dari absen, menjalankan tugas," kata Wiwik.

Ia menambahkan, dari total pegawai di Pemkot Batu, hanya sekitar 40 persen saja yang benar-benar optimal dalam pencapaian tunjangan. Bahkan ada yang tidak mendapatkan tunjangan, karena sering absen, lalu tidak menjalankan tugas. Sebenarnya, menurutnya untuk mendapatkan tunjangan itu yang paling mudah ialah ketepatan saat absensi.

"Makanya tahun ini dibuat kebijakan baru, setiap pegawai memiliki catatan yang disetujui oleh atasannya masing-masing sebagai bukti dari segi kinerja. Itu sangat bagus sekali, memacu pegawai untuk mau meningkatkan kinerjanya," imbuh dia.

Dari BPKSDM hanya memberikan rekomendasi sesuai bukti dari absensi dan catatan yang dibuat setiap pegawai. Apabila catatan itu sesuai, maka tunjangan bisa didapatkan.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help