Surabaya

VIDEO - Melihat Produksi Kerudung Lukis di Surabaya, Favorit Para Pejabat

PERAJIN KERUDUNG LUKIS: Bu Risma kalau ada tamu atau melakukan kunjungan, biasanya memesan karya saya untuk dijadikan souvenir.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Tangan Mekan Damayanti begitu lihai membentangkan kerudung di atas meja lukis.

Setelah kerudung terpasang di meja, ia menjepit setiap sudut kerudung yang berbentuk segi empat itu agar tetap terjaga kekencangannya saat dilukis nanti. 

Sejak 2009, perempuan yang tinggal di kawasan Rungkut, Surabaya ini menekuni usaha seni lukis kerudung.

Dalam hal distribusi, Mekan memamerkan karyanya ke berbagai galeri Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Timur.

Mekan mengaku tertarik menekuni usaha lukis kerudung karena memiliki dasar yang kuat di bidang seni rupa.

"Saya dulu kuliah di arsitektur, jadi soal menggambar dan mewarnai tidak kesulitan, ya sering berlatih saja agar terbiasa," Ujar Mekan kepada SURYAMALANG.COM pada hari Senin (12/2/2018).

Eksplorasi Mekan terus berlanjut, ia mengembangkan bidang usahanya untuk melukis baju dan sepatu. Hal ini dilatar belakangi keinginan menambah nilai harga sepatu dan baju karya anggota komunitas UKM di Surabaya.

"Ya kerjasama ini kan cara berbagi pendapatan dengan teman-teman UKM di Surabaya. Setiap baju dan sepatu yang saya lukis akan menambah nilai produk, nah dari situ produk teman-teman UKM akan semakin dicari karena unik," jelas Mekan yang saat ini didapuk sebagai ketua UKM Surabaya.

Dari karya melukis kerudung, Mekan sempat diajak pemerintah kota Surabaya untuk berpameran di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam pameran itu, Mekan membawa ikon koleksinya yakni kain pelangi.

Menurut Mekan, kain pelangi adalah karakteristik karyanya yang sulit ditiru oleh produsen lain.

"Kalau warna kerudung kan sama semua dari produsenya, saya punya inisiatif mengganti warna dasar kerudung dengan warna pelangi, jadi sebelum dilukis warna dasar kerudung diganti dulu", papar Mekan.

Koleksi Mekan dijual mulai harga Rp. 70 ribu untuk kerudung lukis berbahan kain pasmina hingga Rp 800 ribu untuk kebaya lukis.

Mekan mengaku, ia juga sering mendapat orderan dari pemerintah kota Surabaya untuk keperluan pembuatan souvenir.

"Bu Risma kalau ada tamu atau melakukan kunjungan, biasanya memesan karya saya untuk dijadikan souvenir, saya rasa ini bentuk dukungan yang baik dari pemerintah untuk mempercaya produk UKM lokal," tandas Mekan. Aji Kusuma Admaja

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help