SuryaMalang/

Nasional

Nasib Novel Baswedan setelah Hampir Setahun Disiram Air Keras

NOVEL BASWEDAN. Polisi tak kunjung meringkus penyiram air keras ke penyidik KPK ini. Sementara, dia masih menderita. Apa kabar aparat?

Nasib Novel Baswedan setelah Hampir Setahun Disiram Air Keras
KPK
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjalani pemeriksaan usai penyerangan terhadap dirinya, Jakarta, Rabu (25/10/2017). 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Novel Baswedan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disiram air keras usai salat subuh di dekat rumahnya, 11 April 2017 silam, belum benar-benar pulih.  

Hampir setahun, polisi tak kunjung berhasil meringkus pelakunya.

Sementara, Novel Baswedan masih harus menjalani pperasi mata di Singapura pada Senin (12/2/2018) sekitar pukul 17.00 waktu Singapura atau sekitar pukul 19.00 WIB.

Novel menjalani operasi tambahan untuk mata bagian kirinya.

"Alhamdulillah, operasi tambahan untuk mata kiri Novel sudah selesai pada sekitar pukul 19.00 tadi," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, saat dikonfirmasi.

Yuyuk mengatakan, setelah operasi ini akan dilakukan kembali pengecekan terhadap mata Novel, Selasa (13/2/2018).

"Besok akan dilakukan pengecekan kembali oleh dokter ahli," ujar Yuyuk.

Sebelumnya, Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal, seusai menjalankan shalat subuh di masjid dekat kediamannya, pada 11 April 2017 lalu.

Luka parah pada kedua mata Novel akibat siraman air keras tak cukup ditangani di Indonesia.

Sejak 12 April 2017, Novel mendapatkan perawatan mata di sebuah rumah sakit di Singapura. Pelaku penyerangan Novel hingga kini belum terungkap.

Namun, Novel pernah buka suara mengenai kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Dalam sebuah wawancara kepada Time, Novel mengatakan bahwa serangan itu terkait sejumlah kasus korupsi yang ditanganinya.

Novel menduga ada "orang kuat" yang menjadi dalang serangan itu. Bahkan, dia mendapat informasi bahwa seorang jenderal polisi ikut terlibat.

Sejak awal Juli 2017, Kepolisian RI dan KPK bekerja sama dalam mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Terakhir kali, Polri dan KPK merilis sketsa wajah terduga pelaku penyerangan Novel. kompas.com

Editor: yuli
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help