Pilkada Kota Malang

Nomor Urut Idaman Tim Sukses Calon Wali Kota Malang

Tim sukses pasangan Menawan berharap dapat nomor urut tiga, tim pasangan Asyik ingin nomor satu, dan tim dari pasangan SAE ingin nomor satu atau dua.

Nomor Urut Idaman Tim Sukses Calon Wali Kota Malang
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
PASANGAN CALON - Tiga Pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Malang M Anton-Syamsul Mahmud, Ya'qud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi dan Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko berfoto bersama dengan Komisioner KPU Kota Malang usai menerima surat Keputusan Penetapan Pasangan Calon dalam Pilkada Kota Malang 2018 di Hotel Ijen Suites, Kota Malang, Senin (12/2/2018). 

"Juga kaus. Banner nomor satu, atau dua, atau tiga juga sudah kami siapkan," imbuhnya. Rombongan ini akan berangkat dari Posko 2 Asyik di Jl Cengger Ayam Kota Malang.

Sementara itu, penasehat pasangan Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko (Sae) Noorwahyudi berharap mendapatkan nomor urut satu atau dua. Harapan ini dilinierkan dengan jumlah pasangan calon gubernur Jawa Timur. "Paslon Gubernur kan hanya dua, jadi kami berharap mendapatkan nomor satu atau dua supaya linier dan memudahkan untuk kampanye nanti. Tidak nomor tiga, karena di Pilgub kan tidak ada nomor urut tiga," ujar Jel, panggilan akrab Noorwahyudi.

Nomor urut satu atau dua itu, lanjutnya, memudahkan dalam berkampanye terutama untuk perempuan pemilih di kawasan pinggiran kota.

Sebanyak 75 orang pendukung Sae nanti akan mendatangi Hotel Harris. Seperti dua pasangan lain, pasangan ini juga akan membawa banner bertuliskan angka satu, dua atau tiga. Ketika nanti sudah diketahui angka yang didapatkan, tinggal membentangkan nomor urutnya saja.

Untuk teknis pengundian nomor urut, KPU Kota Malang melakukan dua kali pengundian. Pengundian pertama oleh calon wakil wali kota. Calon Wawali mengambil nomor undian untuk menentukan nomor pengambilan nomor urut.

Setelah nomor pengambilan didapatkan, barulah calon wali kota mengambil nomor urut. Pengambilan nomor urut disesuaikan dengan urutan nomor pengambilan itu. 

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help