Probolinggo

Penjelasan Polisi Probolinggo soal Wanita yang Ngamuk saat Razia, Ternyata Endingnya Begini

Seorang perempuan berjilbab putih dan berpakaian warna biru mendadak marah , Selasa (13/2/2018) pagi di Jalan Panglima Sudirman

Penjelasan Polisi Probolinggo soal Wanita yang Ngamuk saat Razia, Ternyata Endingnya Begini
SURYAMALANG.com/Galih Lintartika

SURYAMALANG.com - Seorang perempuan berjilbab putih dan berpakaian warna biru mendadak marah , Selasa (13/2/2018) pagi di Jalan Panglima Sudirman dekat Hotel Ratna Kota Probolinggo.

Perempuan ini marah paska motornya dihentikan polisi. Ia merasa kesal kepada anggota lalu lintas. Ia tidak bersalah , tapi dihentikan.

"Polisi ini tidak punya pikiran ya. Saya pakai helm. Spion lengkap. Atribut lainnya juga lengkap. Kok aneh, sepeda saya mau dibawa ke kantor polisi," kata perempuan yang mengaku bernama Putri ini dengan nada tinggi.

Ia tetap menolak dan meminta polisi untuk tidak bersikap semena - mena. Ia bersikukuh bahwa dirinya tidak bersalah.

Dia marah - marah, dan ngomel tidak jelas. Alhasil, akibat perdebatan itu, sempat terjadi kemacetan, karena banyak orang yang penasaran dan melihatnya.

Setelah lebih tenang, perempuan berjilbab itu dibawa ke Satlantas Polres Probolinggo Kota dan diperiksa di sana.

Kasatlantas Polresta Probolinggo AKP Alpogohan mengatakan, tindakan yang dilakukan anggotanya itu sudah benar. Dalam pemeriksaan, kata dia, perempuan ini tidak bisa menunjukkan surat - suratnya, baik itu SIM atau pun STNK.

"Dia (perempuan) itu panik dan takut. Makanya saat ditilang, dia bersikap luar biasa.

Dia memaki anggota kami. Tadi, kami beri surat tilang, dan karena tidak ada STNK, maka sepeda motornya akan kami bawa ke kantor sampai ada STNKnya. Ini sudah clear, dan dia sudah kami tilang," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help