Jombang

Puluhan Siswi SMP di Jombang Diremas-Remas Bagian Vitalnya Oleh Pak Guru, Ini Tipu Muslihatnya

Kasus dugaan pelecehan seksual atau pencabulan oleh oknum guru SMPN di Jombang terhadap puluhan siswinya, mulai didalami polisi

Salah satu wali murid, EK, menyatakan, pelecehan seksualdilakukan di sekolah dan luar sekolah ketika kegiatan Pramuka.

Bentuk pelecehan, antara lain diremas bagian tubuhnya terutama bagian dada dan alat vital.

Warga Desa Sambongdukung ini menyebutkan menerima keluhan anaknya, D.

Anaknya ini kerap menangis usai pulang sekolah.

Setelah ditanya, D mengaku menjadi korban pelecehan seksual.

"Tidak hanya anak saya. Masih ada beberapa korban lain. Karena pelaku melakukan perbuatannya sejak 2017.

"Kita sudah lapor ke Polres Jombang. Hari ini kita klarifikasi ke Kepala Sekolah ini bisa terjadi di lingkungan sekolah,” katanya.

Kejadian ini, kata EK baru terbongkar setelah enam orang anak didik melaporkan kepada guru bimbingan dan konseling (BK) tentang perbuatan pelaku.

Pelaku ini, sambung EK, juga mengancam korban akan memberi nilai jelek jika melaporkan kejadian ini kepada orang tua atau guru lain.

"Kepada para murid, pelaku mengaku orang sakti dan kaya raya serta dapat melakukan banyak hal. Korban merata dari kelas VII, VIII dan IX, ada puluhan siswa,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Jombang, Suprayitno mengatakan pihaknya tidak pernah menutupi masalah ini.

Pihaknya sudah menemui pelaku dan sudah mengakui perbuatannya.

“Kita terbuka kepada semua pihak, kejadian ini sudah kita laporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang. Guru yang bersangkutan juga sudah dibebas tugaskan,” pungkasnya.

Penulis: Sutono
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help