SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Selama Satu Bulan, Pemkot Batu Targetkan Beri Imunisasi kepada 55.769 Pelajar

Di bulan Februari ini memang dilaksanakan imunisasi secara serentak di Kota Batu. Selain bulan Februari imunisasi pada Juli dan November

Selama Satu Bulan, Pemkot Batu Targetkan Beri Imunisasi kepada 55.769 Pelajar
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Siswa MI Miftahul Ulum Kota Batu saat menjalani Outbreak Response Immunization (ORI) atau pemberian imunisasi, Selasa (13/2/2018). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pemkot Batu melakukan outbreak response immunization (ORI) serentak selama bulan Februari ini.

Outbreak Response Immunization (ORI) adalah salah satu upaya penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) suatu penyakit dengan pemberian imunisasi. Dalam sebulan ada 55.769 pelajar yang di-ORI.

“Jadi kami sudah punya target, untuk wilayah puskesmas Sisir sendiri ada 21.118 anak yang harus diberika ORI hingga akhir Februari mendatang,” kata Nova Arisma Rahmawati, dokter umum Puskesmas Sisir, seusai melakukan ORI di MI Miftahul Ulum, Selasa (13/2).

Di bulan Februari ini memang dilaksanakan imunisasi secara serentak di Kota Batu. Selain bulan Februari imunisasi digelar pada Juli, dan November 2018.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu Drg Kartika Trisulandari menjelaskan, saat ada yang positif terjangkit difteri, pihaknya langsung memberikan outbreak response immunization (ORI).

ORI ini merupakan upaya untuk mencegah penularan difteri mengingat penyebarannya melalui udara dan kontak langsung dengan penderita.

“Apalagi sebelumnya sudah ada satu yang terjangkit. Sehingga harus segera melakukan ORI. Sasaran ORI ini untuk usia 1-19 tahun,” kata Kartika.

Diketahui sepanjang tahun 2017 tercatat ada sekitar 14 orang menunjukkan gejala difteri di Kota Batu. Dari 14 orang itu, satu di antaranya positif terjangkit virus difteri.

Jika dibandingkan dengan 2016, ada peningkatan jumlah penderita difteri di Kota Batu. Karena, tahun lalu, dari data Dinas Kesehatan Kota Batu, hanya ada tiga  orang yang menunjukkan gejala diserang virus difteri.

Dari tiga itu, yang positif terjangkit difteri ada satu orang.

"Kalau tahun 2015, yang terkena difteri ada 6 orang dan yang positif tidak ada," pungkas dia.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help