Malang Raya

VIDEO - Kotoran Sapi di Kampung Padat Penduduk Diolah jadi Bahan Bakar

BIOGAS DI KAMPUNG SANAN, #MALANG. Kotoran sapi di kampung padat penduduk itu diolah bisa untuk bakar bakar dan penerangan.

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Universitas Brawijaya ( UB) lewat program doktor mengabdi merintis kampung biogas di kampung Sanan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Kotoran sapi di kampung itu yang tak termanfaatkan bisa untuk bakar bakar dan penerangan.

Peresmian kampung itu dilakukan Rektor UB, Prof Dr Ir M Bisri MS, Selasa (13/2/2018).

"Awalnya saya tidak percaya jika di kampung ini ada banyak sapi. Sebab kampungnya padat," ujar Bisri.

Ternyata ada sapi potong sekitar 600 ekor.

Sapi itu berada di dekat bantaran sungai. Kotorannya ada yang dibuang ke sungai sehingga menimbulkan bau. Apalagi jika tidak sedang turun hujan.

Rektor berharap, setelah peresmian menjadi Kampung Biogas beneran. Bukan setelah selesai diresmikan usai.

Keberadaan sapi potong di kampung itu untuk penggemukan. "Kulit kedelai dan air rebusan pertama buat sapi itu," jelas Arief Sofyan Hadi, Ketua Paguyuban Perajin Keripik Tempe Sanan kepada SURYAMALANG.com. Ada yang dimiliki warga, ada yang sistem bagi hasil.

Artinya ada orang lain yang menitip kesana untuk dipelihara dengan bagi hasil. Ia berharap agar program ini bisa memberi manfaat buat perajin tempe. "Terutama hemat untuk pembelian elpiji," ujar dia.

Penerima manfaat untuk tahap ujicoba di rumah Karyono dan Nanang di RT 5/ RW 15. Ia masih memakai kompor bahan biogas untuk kebutuhan sehari-hari. Belum sampai untuk menopang usaha tempenya.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help