SuryaMalang/

Malang Raya

Ketua Senat UB Malang : Susah Cari Calon Pemimpin Kampus

Ketua Senat Universitas Brawijaya (UB) Malang, merasakan sulitnya mencari calon pemimpin kampus untuk mendaftar di Pilrek UB

Ketua Senat UB Malang : Susah Cari Calon Pemimpin Kampus
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Prof Dr Ir Arifin MS (kiri), Ketua Senat Universitas Brawijaya (UB), Kamis (15/2/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Prof Dr Ir Arifin MS, Ketua Senat Universitas Brawijaya (UB) Malang, merasakan sulitnya mencari calon pemimpin kampus untuk mendaftar di Pilrek UB.

Meski kemudian akhirnya terjaring lima pendaftar dan kemudian gugur satu orang karena tidak memenuhi syarat seleksi administrasi.

"Beda dengan yang ingin menjadi anggota DPRD atau wali kota. Malah rebutan. Kalau di kampus kok minim," ujar Arifin usai rapat senat pelaporan hasil kerja panitia Pilrek sejak awal pendaftaran, Kamis (15/2/2018).

Bahkan respons dari keluarga besar UB juga minim. Begitu juga dari banyak PTN lainnya yang telah disurati. Memang belum dilakukan riset mengapa minim peminat/pendaftar pilrek UB dibandingkan empat tahun lalu atau periode sebelumnya ada tujuh pendaftar.

"Ya mungkin karena para calon-calon yang punya kompetensi merasa tantangan di perguruan tinggi makin berat. Sebab dulu 100 persen dibiayai negara," kata Arifin.

Menurut dia, ada jenjang status PTN. Pertama berstatus satuan kerja (satker) yang hanya melaksanakan tugas kementrian.

Jenjang di atasnya lagi adalah BLU (Badan Layanan Umum) seperti UB saat ini. Dengan status BLU, maka harus mampu membiayai program-program yang diinginkan.

"Jadi ada tantangan bagaimana perguruan tinggi bisa meningkatkan kualitas dan capaian program dengan tidak menggantungkan ke pemerintah. Kira-kira itu mungkin mengapa pendaftar pilrek UB tak banyak," papar Arifin.

Sementara itu Iwan Triyuwono menyatakan jadwal pemilihan rektor akan dilaksanakan pada 18 April 2018. Sebab masa kerja rektor UB saat ini akan habis pada 10 Juni 2018. Jumlah anggota senat ada 170 atau 65 persen suara. Dan sebanyak 35 persen suara akan didapat dari Menristekdikti.

Sedang hasil tes kesehatan dari RSSA memberi kesimpulan bahwa empat calon rektor sehat jasmani dan rohani serta bebas dari narkoba karena hasilnya negatif.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help