Home »

Batu

Malang Raya

Sidak Ruang Command Center pada Program Smart City Kota Batu, Punjul Santoso Temukan Ini

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, sidak ke ruang Command Center Smart City, di Balai Kota Among Tani lantai 5, Kamis (15/2/2017).

Sidak Ruang Command Center pada Program Smart City Kota Batu, Punjul Santoso Temukan Ini
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, bersama Kepala Diskominfo Kota Batu, Drs Siswanto, saat membicarakan program Smart City, di Ruang Command Center, Kamis (15/2/2018). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, sidak ke ruang Command Center Smart City, di Balai Kota Among Tani lantai 5, Kamis (15/2/2017).

Dalam sidak ini, Punjul menemukan bahwa memang masih banyak dinas yang belum bersinergi dengan program dengan anggaran Rp 10 Miliar itu. Seperti halnya dengan laporan perihal jalan berlubang.

Beberapa waktu lalu, warga Dusun Jeding, Desa Junrejo menaruh pohon pisang karena jalan berlubang tak kunjung dibenahi. Tentu ini menjadi keresahannya.

Kejadian tersebut, seharusnya bisa dipantau melalui program ini.

"Seharusnya program ini bisa membantu masyarakat agar lebih dekat dengan pemerintah.

"Begitu ada jalan berlubang, harusnya ada laporan yang masuk, jangan terus sampai ada pemasangan pohon pisang," kata Punjul Santoso.

Dalam sidak ini, Punjul juga ingin mengetahui secara keseluruhan progres dari program Smart City. Dengan seksama ia mendengarkan terkait program ini yang dijelaskan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Siswanto.

Namun, sayangnya hampir secara keseluruhan dinas masih belum bergabung dan bersinergi secara utuh dengan program ini.

Ia menyebut, dalam hal ini Smart City tidak hanya sekedar jemput bola, tetapi juga harus ditegaskan. Semisal apabila ada kesulitan terkait kebutuhan data, harus segera dikomunikasikan.

"Jemput bola memang perlu, jangan terus sekedar mengajak, tetapi juga ada aksi nyatanya. Kesulitannya apa, bisa dicari solusinya bersama-sama," kata Punjul.

Di lain hal, ia juga sangat mengapresiasi dinas yang memiliki program aplikasi sendiri. Seperti aplikasi lapor jalan berlubang yang digagas oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Tetapi aplikasi ini tidak boleh jalam sendiri, harus tetap jalan dengan program Smart City.

"Ini programnya untuk masyarakat, yang dijalankan oleh semua instansi Pemkot Batu. Kalau jalan sendiri-sendiri ya buat apa ada program ini," ungkap dia.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help