SuryaMalang/

Surabaya

VIDEO - Cerita Para Pelajar Surabaya Menjuarai Festival Film Nusantara

FILM PENDEK. Prosesnya tak mudah, apalagi bagi para pelajar. Tapi mereka terbukti unggul di arena festival nasional. Kisahnya-->>

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Menyambut awal tahun 2018, Interest Sight of Camera (ISCA), kelompok ekstrakulikuler (ekskul) sinematografi SMA Khadijah, Surabaya, Jawa Timur, menggarap satu film pendek berjudul Harapan Nirman.

Film pendek ini merupakan film pemanasan sebelum ISCA memproduksi film panjang pertama mereka yang mengangkat tema tentang kesetaraan bagi penyandang disabilitas.

Ditemui di ruang ekskul sinematografi, Yuniardo Muhammed Alvarres (17), Ketua ISCA SMA Khadijah, menyampaikan belum bisa mengumumkan judul film panjang yang rencananya akan ia sutradarai itu.

Saat ini, ia dan anggota ISCA sedang fokus untuk bersiap-siap menuju Kediri untuk memulai proses syuting.

"Insya Allah, besok Jumat 16 Februari 2018 kami mulai syuting di Kediri. Rencana proses produksi, akan kami selesaikan selama tiga hari, dan itu semua sudah kami jadwalkan dalam agenda produksi," ujar Varres kepada SURYAMALANG.COM, pada Kamis (15/11/18).

Yusuf Kurniawan (35), selaku pembina ISCA menegaskan bahwa proses produksi film panjang ini melibatkan 21 kru dari berbagai tingkatan siswa SMA Khadijah.

"Sudah pasti saya akan dampingi proses syuting anak-anak sampai selesai bahkan sampai film sudah siap untuk diputar. Ya ini sebagai bentuk dukungan yang saya berikan kepada anak-anak" jelas Yusuf.

Yusuf merencanakan, film panjang ini berdurasi selama 60 menit.

Ia pun berharap nantinya film ini dapat dinikmati bersama dan mendapat apresiasi bagi penikmat film alternatif.

"Semoga lancar proses syuting anak-anak, dan seperti film-film sebelumnya yang mendapat penghargaan di festival dan diputar di layar komunitas, semoga film panjang ini juga memberi pengalaman yang terbaik untuk anak-anak," tandas Yusuf. Aji Kusuma Admaja

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help