SuryaMalang/
Home »

Bisnis

» Makro

Kenaikan Harga Bensin Picu Laju Inflasi di Kota Malang

Di Kota Malang, bensin disebut sebagai salah satu 10 komoditas utama yang berandil pada inflasi Februari 2018.

Kenaikan Harga Bensin Picu Laju Inflasi di Kota Malang
HAI
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang menyebut dampak kenaikan BBM non subsidi akan diketahui dalam inflasi bulan Maret.

Meski begitu dalam survei inflasi bulan Februari di Kota Malang, bensin disebut sebagai salah satu 10 komoditas utama yang berandil pada inflasi Februari 2018.

Inflasi Februari 2018 di Kota Malang mencapai 0.17 persen, atau turun jauh dibandingkan bulan Januari 2018 yang mencapai 0,69 persen.

Adapun 10 komoditas utama penyumbang inflasi Februari di Kota Malang adalah sewa rumah, kontrak rumah, bawang putih, cabai merah, bensin, cat tembok, cabai rawit, emas perhiasan, angkutan antar kota, besi beton.

Kepala Seksi Statistik Distribusi BPS Kota Malang Dwi Handayani Prasetyawati mengatakan meskipun kenaikan BBM baru terjadi beberapa hari di akhir bulan Februari, ternyata sudah memicu inflasi.

"Kemarin memang ada kenaikan BBM di akhir Februari, ternyata sudah berpengaruh. Namun apakah sudah memiliki dampak signifikan terhadap yang lain, masih harus kami pantau dulu di bulan Maret," ujar Dwi usai rilis inflasi di Kantor BPS, Kamis (1/3/2018).

Selain bensin, angkutan antar kota menyumbang inflasi bulan Februari. Angkutan antar kota ini seperti travel, atau bus antar kota.

"Bisa jadi angkutan antar kota ini menaikkan harga tiketnya. Karena apa itu yang tidak kami ketahui. Apakah karena ada kenaikan harga BBM atau faktor lain," imbuhnya.

Inflasi bulan Februari tidak melonjak karena ditahan oleh sejumlah komoditas. 10 komoditas utama penghambat inflasi bulan Februari adalah angkutan udara, daging ayam ras, telur ayam ras, tahu mentah, kentang, kelapa, semen, udang basah, wortel, dan jagung manis. Semua komoditas ini turun.

Dwi berharap tidak ada gejolak harga akibat kenaikan BBM non subsidi. BPS bersyukur kenaikan BBM akhir bulan lalu tidak diikuti dengan kepanikan warga sehingga menimbulkan gejolak harga komoditas.

"Semoga bisa berjalan baik-baik saja dan tidak ada gejolak harga," tegasnya.

Seperti diketahui, pemerintah menaikkan harga BBM non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Turbo. Kenaikan terjadi pekan terakhir bulan Februari. 

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help