Kediri

Gagal jadi Gitaris Band Metal, Sukses Ekspor Gitar dari Kediri ke Prancis

BEKAS GITARIS BAND METAL jadi perajin gitar. Dari kota kecil di Kediri, karyanya terbang sampai Prancis. Inspiratif! -->>

Gagal jadi Gitaris Band Metal, Sukses Ekspor Gitar dari Kediri ke Prancis
surya/didik mashudi
Isa Ansori, perajin gitar dari Kediri yang mampu tembus konsumen mancanegara, Senin (5/3/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Gitar buatan Isa Ansori (39), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, mampu menembus pasar luar negeri.

Banyak gitaris mancanegara malahan mengoleksi gitarnya.

"Selain pesanan dari dalam negeri, kami juga menerima order pesanan dari luar negeri. Malahan ada warga Prancis yang pesan dua gitar buatan saya," ungkap Isa Ansori kepada SURYAMALANG.COM, Senin (5/3/2018).

Diungkapkan Isa Ansori, selain dari Prancis, pesanan gitar juga datang dari Thailand, Singapura dan Malaysia.

"Paling banyak pesanan dari Malaysia sudah lebih dari 20 gitar yang dikirim. Disusul pesanan asal Singapura 10 gitar dan Thailand 8 gitar," jelasnya.

Namun Isa tidak mengetahui nama grup musik dan musisi dari luar negeri yang telah memesan gitar buatannya. Pesanan gitar itu dilakukan melalui jejaring sosial.

"Pemesan gitar dari luar negeri sangat cermat meneliti kualitasnya. Sehingga hanya gitar terbaik saja yang dipesannya," ungkapnya.

Rata-rata gitar buatannya untuk memenuhi grup band beraliran power metal. Sehingga pemesan umumnya memilih gitar listrik.

Namun di rumah yang juga dijadikan bengkel pembuatan gitar juga membuat gitar bass serta gitar acustic. Gitar buatan Isa untuk pemesan dari luar negeri biasa dijual seharga di atas Rp 10 juta.

Di rumahnya yang juga difungsikan untuk bengkel pembuatan gitar saat ini mempekerjakan dua orang karyawan. Semua peralatan pembuatan gitar dilakukan secara manual dan mengandalkan ketrampilan tangan.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help