Kediri

Jaksa Perpanjang Masa Tahanan Suparmi, Bekas Pejabat Pemkab Kediri Rugikan Negara Rp 547 Juta

#KORUPSI - Bekas Pejabat Pemkab Kediri jadi tersangka korupsi dana anggaran fiktif dan merugikan negara hingga Rp 547 juta. Namanya Suparmi.

Jaksa Perpanjang Masa Tahanan Suparmi, Bekas Pejabat Pemkab Kediri Rugikan Negara Rp 547 Juta
mohammad romadoni
Tersangka Suparmi ketika memasuki mobil tahanan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri kembali melakukan pemeriksaan terhadap Suparmi, bekas pejabat Pemkab Kediri, Senin sore (5/3/2018).

Suparmi adalah tersangka penyelewengan dana anggaran fiktif tahun 2015 hingga 2016 ketika menjabat Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, kini berubah nama jadi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan.

Heru Prasetyo, Kepala Seksi Intelijen Kejari, mengatakan, pemeriksaan lanjutan ini dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan terkait kasus dugaan korupsi dana anggaran fiktif yang telah merugikan negara Rp 547 juta.

"Untuk tersangka oleh penyidik masih dilakukan pemeriksaan," tuturnya.

Dipaparkannya, sesuai kewenangan dari tim penyidik akan memperpanjang masa penahanan tersangka Suparmi yang saat ini telah memasuki 20 hari.

Ini dilakukan guna untuk melengkapi berkas penyidikan sekaligus kembali memeriksa sejumlah saksi yang terkait kasus kasus penyelewengan dana anggaran fiktif ini.

"Masa penahanan terhadap tersangka diperpanjang hingga 40 hari kedepan," bebernya.

Pengamatan di lapangan, tersangka Suparmi terlihat diperiksa di ruangan Pidana Khusus Kejari Kabupaten Kediri.

Pemeriksaan itu dilakukan selama sekitar empat jam, mulai dari pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Tersangka Suparmi terlihat memakai baju batik lengan panjang berkerudung hijau. Dia terlihat didampingi oleh penyidik Kejari keluar dari ruangan.

Tersangka memakai rompi warna oranye bertuliskan tahanan Pidana Khusus Kejaksaan Kabupaten Kediri.

Heru menambahkan selama dua pekan proses penyidikan kasus ini pihaknya telah memeriksa sebanyak 41 saksi. Sejumlah saksi tersebut merupakan pejabat dan pegawai pada dua dinas di lingkungan Pemkab Kediri.

"Belum ada penambahan saksi yang kami periksa," ungkapnya.

Rencananya, masih kata Heru, tim penyidik Kejari Kabupaten Kediri bakal kembali melakukan pemeriksaan di rumah tersangka Suparmi di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

"Nanti tunggu pemeriksaan tersangka selesai," imbuhnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved