Malang Raya

9 Panitia Pemilih Kecamatan di Kota Batu Dilantik untuk Pileg 2019

KPU Kota Batu melantik Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pileg 2019 di Hotel Purnama, Kamis (8/3/2018)

9 Panitia Pemilih Kecamatan di Kota Batu Dilantik untuk Pileg 2019
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Pelantikan PPK dan PPS di Kota Batu untuk Pileg 2019 di Hotel Purnama, Kamis (8/3/2018). 

SURYAMALANG.COM, BATU - KPU Kota Batu melantik Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pileg 2019 di Hotel Purnama, Kamis (8/3/2018).

Jumlah PPK untuk Pileg ialah sembilan orang di Kota Batu, dengan rincian setiap kecamatan ada tiga orang. Sedangkan untuk PPS ada 72 totalnya dengan rincian setiap desa/kelurahan ada tiga orang.

Jumlah PPK ini sebelumnya ada lima per kecamatan dengan total di Kota Batu ada 15 orang.

Petugas yang berjumlah 15 orang ini akan bekerja sampai Pilkada 2018 selesai.

Ketua KPU Kota Batu mengatakan, karena waktu yang sangat mepet, maka anggota PPK untuk Pileg 2019 dipilih berdasarkan hasil evaluasi.

"Kami evaluasi berdasarkan kinerja mereka. Serta yang sudah memiliki pengalaman maksimal dua tahun yang tidak diteruskan. Karena kami mengedepankan regenerasi," kata Rochani seusai pelantikan.

Dalam pelantikan ini tidak ada penambahan nama baru. Pihaknya berharap, setelah pelantikan ini mereka tetap bekerja sesuai tugasnya masing-masing. Tidak ada sikut-sikutan dan saling menjatuhkan.

"Di sini aman, dan kami juga mengantisipasi agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Mereka kan juga ada yang mengawasi, sehingga apabila ketahuan melanggar akan segera diberhentikan," imbuh Rochani.

Ketua Panwas Kota Batu, Abdur Rochman menambahkan, pihaknya tidak akan tinggal diam jika memang ada yang ketahuan melanggar. Karena justru saat seperti ini menjadi rawan jika tidak diawasi. Karena bisa jadi mereka saling menjatuhkan setelah mengetahui sesama PPK melakukan kesalahan.

"Hal hal kecil juga sangat kami perhatikan. Terutama keterlibatan mereka dengan parpol, atau bakal calon. Ya oasti akan dijatuhi sanksi semestinya. Dan bisa diberhentikan," kata Rochman.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help