Ingat-ingat Pesan Dokter Silvia: Durian itu Nikmat Membawa Sengsara!

Musim Durian, Hati-hati Asam Lambung Naik Hingga Aliran Darah Macet. Manis di bibir tetapi nyeri di punggung, nyeri di mana-mana.

Ingat-ingat Pesan Dokter Silvia: Durian itu Nikmat Membawa Sengsara!
delya octovie
Dokter Silvia M Pantouw SpPD dalam talkshow 'Hidup Sehat Jaman Now' di Grand City Mall, Surabaya, Minggu (11/3/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Bagi pecinta durian, makan durian seakan tidak cukup satu-dua buah.

Kenikmatan durian membuat lupa bahwa terlalu banyak mengonsumsi durian dapat menimbulkan penyakit-penyakit tertentu.

"Durian itu manis di bibir tetapi nyeri di punggung, nyeri di mana-mana," kata dr Silvia M Pantouw, SpPD dalam talkshow 'Hidup Sehat Jaman Now' di Grand City Mall, Surabaya, Minggu (11/3/2018).

Rasa nyeri tersebut bisa diakibatkan oleh kandungan kolesterol durian yang tinggi.

Tingginya kolesterol bisa menimbulkan rasa tidak enak, umumnya pada leher belakang.

"Biasanya leher belakang rasanya berat," tutur dokter yang juga praktek di RSK Vincentius A Paulo (RKZ) Surabaya ini.

Jika kolesterol atau lemak ini tinggi, dapat mengakibatkan aliran darah tidak lancar sehingga bisa terjadi kesemutan.

"Kalo terus menerus tidak lancar, ya lama-lama lemak-lemak tersebut akan menempel pada dinding pembuluh darah," jelasnya.

Ia mengibaratkan pembuluh darah sebagai sebuah pipa.

Jika aliran dalam pipa tidak lancar maka semakin banyak yang menempel dan akan menimbulkan plak.

"Kalau sudah timbul plak, nanti pipanya buntu. Nah kalau pipa yang buntu di otak, ya bisa stroke. Kalau di jantung ya bisa serangan jantung," ujarnya.

Selain kolesterol, adanya proses fermentasi pada durian menurut Silvia juga dapat meningkatkan asam lambung.

"Makanya terus perut jadi perih. Durian itu nikmat membawa sengsara," katanya. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help