Surabaya

3 Hacker Surabaya Mengguncang Dunia, Sikat Uang Sekitar Rp 200 Juta

3 HACKER SURABAYA MENGGUNCANG DUNIA: Mereka terima bayaran lewat akun PayPal atau bitcoin. Korbannya di banyak negara.

3 Hacker Surabaya Mengguncang Dunia, Sikat Uang Sekitar Rp 200 Juta
Pixabay/TheDigitalArtis
ILUSTRASI - Hacker. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Federal Bureau of Investigation (FBI) atau Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat bersama tim Cyber Crime Mabes Polda Metro Jaya meringkus 3 tersangka hacker di Surabaya, Jawa Timur. 

Apa sesunggunya tuduhan terhadap mereka? 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, menjelaskan, para tersangka merusak sistem elektronik milik korban.

Setelah merusak sistem, tersangka mengirim email ke korban untuk membayar sejumlah uang.

"Pembayaran dilakukan melalui akun PayPal atau akun bitcoin. Apabila korban tidak mau membayar maka tersangka akan menghancurkan sistem milik korban," ujar Kombes Argo saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Selasa (13/3/2018).

Penangakapan ketiga tersangka itu membutuhkan waktu penyelidikan selama dua bulan setelah ada informasi dari FBI.

"Dari situ akhirnya kami menemukan dugaan bahwa akses ilegal dilakukan sekelompok hacker di Surabaya yang menamakan diri mereka sebagai Surabaya Black Hat (SBH)," papar mantan Kabid Humas Polda Jatim ini.

Berdasarkan bukti yang dimiliki penyidik, kelompok ini sudah bekerja terhadap 3.000 sistem elektronik di seluruh negara termasuk Indonesia.

Sistem elektronik yang dikerjai mulai dari Thailand, Australia, Turki, UEA, Jerman, Perancis, Inggris, Swedia, Bulgaria, Ceko, Taiwan, Cina, Italia, Kanada, Argentina, Pantai Gading, Korea Selatan, Cillie, Kolombia, India, Singapura, Irlandia, Meksiko, Spanyol, Iran, Nigeria, Rusia, New Zealand, Rumania, Uruguai, Belgia, Hongkong, Alabania, Dubai, Vietnam, Belanda, Pakistan, Portugal, Slovenia, Kep. Caribian, Maroko, Libanon.

"Sesuai pengakuan tersangka, pendapatan yang mereka peroleh dalam kejahatan selama tahun 2017 berkisar antara Rp 50 juta – Rp 200 juta," tandas Kombes Argo. 

BERITA SEBELUMNYA: Inilah Identitas 3 Hacker Surabaya yang Mengguncang New York, Benarkah Mahasiswa STIKOM?

UPDATE BERITA TERKINI: 

LIKE Facebook Surya Arema
FOLLOW Instagram Surya Malang
FOLLOW Twitter Surya Malang

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help