Malang Raya

Para Pemulung Resah Gara-gara Bekas TPA Lowokdoro Akan Ditanami Pohon

SUARA PEMULUNG #MALANG: Penghasilan kami sebulan paling Rp 1,5 juta. Itu untuk hidup sekeluarga dan sekolah dua adik saya.

Para Pemulung Resah Gara-gara Bekas TPA Lowokdoro Akan Ditanami Pohon
sri wahyunik
Para pemulung di lokasi bekas tempat pembuangan akhir (TPA) Lowokdoro di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

Suna tinggal di dalam lahan kosong bekas TPA itu empat tahun terakhir.

Ia tinggal bersama kedua orangtuanya, dan dua orang adiknya. Sehari-hari, Suna membantu ibu dan bapaknya mencari, mengumpulkan dan memilah sampah.

Setiap hari ada antara 50 - 60 gerobak sampah datang ke bekas TPA itu. Gerobak ini dibawa oleh petugas pengambil sampah dari kawasan permukiman di sekitar bekas TPA itu.

"Kalau sampai di sini ditutup, terus kami nyari uang dari mana. Penghasilan kami sebulan paling Rp 1,5 juta. Itu untuk membiayai hidup sekeluarga dan sekolah dua adik saya," imbuh Suna.

Pemulung lain, Seladi berharap pemerintah bijak dan tidak menutup kawasan itu. "Kalau sampai ditutup, akan mengakibatkan pengangguran. Kami yang ada di sini menggantungkan hidup dari sini," ujar Seladi.

Dari pantauan SURYAMALANG.COM sampah menggunung di tempat itu. Sampah yang mendominasi adalah sampah plastik.

Beberapa orang tinggal dan mendirikan rumah tidak permanen di lahan luas itu. Mereka yang tidak tinggal di situ, memiliki gubuk-gubuk sebagai lokasi pemilahan dan penyimpanan sampah hasil pemilahan. 

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved