Penerbangan Surabaya - Sumenep Belum Dua Kali Sehari, Ini Penyebabnya

#MADURA - Pesawat ATR 72 -600 Wing Air milik Lion Group sekali sehari terbang dari Surabaya pukul 11.45 dan dari Sumenep pukul 13.45.

Penerbangan Surabaya - Sumenep Belum Dua Kali Sehari, Ini Penyebabnya
moh rivai
BANDARA TRUNOJOYO - Penerbangan pesawat komersil ATR 72 -600 Wing Air milik Lion Group masih seperti sediakala, hanya sekali terbang dari Surabaya sekitar pukul 11.45 WIb dan dari Sumenep pukul 13.45 WIB. 

SURYAMALANG.COM, SUMENEP – Penerbangan dari Bandara Juanda Surabaya ke Bandara Trunojoyo Sumenep dan sebaliknya yang direncanakan dua kali dalam sehari mulai Februari lalu, ternyata belum juga terwujud.

Penerbangan pesawat komersil ATR 72 -600 Wings Air milik Lion Group masih seperti sediakala, hanya sekali terbang dari Surabaya sekitar pukul 11.45 WIb dan dari Sumenep pukul 13.45 WIB.

Kepala Bandara Trunojoyo Sumenep, Indra Triantono, menjelaskan, rencana dua kali penerbangan itu masih dicarikan solusinya.

Pasalnya, slot penerbangan pagi Surabaya - Sumenep PP sangat panjang dan menjadi pertimbangan pihak Air Nav Surabaya.

“Kalau jalur Surabaya - Sumenep dan Sumenep - Surabaya di pagi hari itu sebetulnya pihak Air Nav oke-oke aja. Tetapi untuk jalur setelah itu yang panjang sehingga sampai saat ini masih menjadi pembahasan dan pertimbangan pihak Air Nav,” ujar Indra Triantono di Madura, Selasa (13/3/2018).

Ditambahkan, jalur panjang yang dimaksudkan dalam penerbangan pagi adalah karena pesawat tersebut, selain menerbangi Surabaya Sumenep PP juga masih terus terbang dari Surabaya -Banyuwangi PP.

Selain itu juga masih melayani rute Surabaya - Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

“Kami berharap upaya itu segera membuahkan hasil dan rencana penerbangan Surabaya - Sumenep PP pada pagi hari, segera terwujud,” imbuh Indra.

Sebelumnya, pada 22 Februari 2018 lalu, Bupati Sumenep, A Busyro Karim, mengabarkan bahwa pesawat Wing Air yang selama ini hanya melayani penerbangan satu kali dalam sehari, akan terbang dua kali sehari. 

Menurut Busyro, penerbangan pagi dari Surabaya pukul 12.45 wIb dan dari Sumenep sekitar pukul 13.45Wib, sudah dilakukan sejak dibukanya penerbangan pesawat komersil Wings Air.

Namun penumpang terus memadati bahkan hampir tiap hari penumpang hampir penuh sehingga dirasa perlu menambah penerbangan di pagi harinya.

“Setelah sukses penerbangan komersil di Bandara Trunojoyo Sumenep, kami akan akan mengembangkan penerbangan perintis ke kepulauan karena di sebagian kepulauan Sumenep juga sudah ada bandara, seperti di Pulau Pagerungan, Kecamatan Sapeken, Pulau Kangean dan Pulau Masalembu,” pungkasnya.

Informasi dari Bandara Trunojoyo, sejak dibukanya jalur penerbangan Surabaya - Sumenep animo masyarakat cukup bagus karena biasanya terisi sekitar 69 penumpang. Begitu juga sebaliknya dari Sumenep -Surabaya yang hampir setiap harinya penuh.

Penulis: Moh Rivai
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help