Persela Lamongan

Pesta Flare Usai Persela Lamongan Kalahkan Bhayangkara FC di Lamongan

PESTA FLARE DI #LAMONGAN. Jakajaya 2018 di Stadion Gelora Surajaya ditutup dengan pesta flare dari para pendukung Persela.

Pesta Flare Usai Persela Lamongan Kalahkan Bhayangkara FC di Lamongan
dya ayu
Flare yang dibawa suporter Persela menghiasi Stadion Gelora Surajaya Lamongan, Rabu (14/3/2018) malam usai Persela mengalahkan Bhayangkara FC. 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Pertandingan persahabatan Jakajaya 2018 di Stadion Gelora Surajaya Lamongan ditutup dengan pesta flare dari para pendukung Persela Lamongan.

Selain menandai penutupan Jakajaya Friendly Game 2018 yang diikuti empat tim, Persela, Bhayangkara FC, Persipura Jayapura dan Barito Putera, pesta flare juga sebagai perayaan tim tuan rumah Persela Lamongan menang atas BFC dengan skor 1-0.

Pesta flare kali ini diperbolehkan oleh Panpel Persela, namun pihak panpel menegaskan agar ini menjadi pesta flare terakhir dan tidak diulangi saat kompetisi Liga 1 bergulir.

Lazim diketahui, tindakan itu dilarang dan klub akan mendapatkan sanksi denda dari Komisi Disiplin (Komdis).

Untuk itu, panpel mengharapkan agar penonton tak membawa flare serta benda-benda yang dilarang dalam aturan saat kompetisi resmi berjalan.

"Untuk para penonton dan suporter, flarenya dihabiskan sekarang saja, ya. Nanti saat kompetisi jangan ada lagi flare ataupun kembang api karena dilarang," imbauan dari panpel Persela, Rabu (14/3/2018) malam.

Seperti diketahui, mengingat sanksi soal flare musim 2017 lalu, klub peserta Liga 1 telah mengeluarkan uang miliaran rupiah hanya untuk membayar denda terkait hal ini.

Penulis: Dya Ayu
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help