Malang Raya

Salut! Tentara Tabrakkan Motornya ke Penjambret Kasir Ramayana di Malang

TENTARA HEBAT. Dia tabrakkan motornya ke motor penjambret yang baru saja menendang cewek 20 tahun di Malang. Massa kemudian...-->>

Salut! Tentara Tabrakkan Motornya ke Penjambret Kasir Ramayana di Malang
youtube
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Dua penjambret merampas barang milik seorang kasir Ramayana, Dini Safitri (20), Rabu (14/3/2018).

Warga Jalan Kyai Hasyim, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang itu menuturkan, kejadiannya sekitar pukul 08.30 wib.

Saat itu ia hendak pergi ke pasar untuk berbelanja. Kemudian, ketika berada di jalan, ia tiba-tiba dipepet oleh dua orang tak dikenal.

“Ketika itu, ponsel saya taruh di dashboard motor sebelah kiri. Sementara, dompet saya, saya tarus di dalam jok motor. Tiba-tiba ada orang mepet saya dari belakang,” katanya kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (14/3/2018).

Pelaku yang mengendarai motor CB tersebut lantas mengambil ponsel milik Dini. Pelaku terdiri dari dua orang dan satu berbadan gemuk.

“Pelaku yang bertubuh besar itu yang bawa motor. Temannya yang satu langsung ambil ponsel saya. Saya teriak dan ditendang oleh pelaku. Saya sempat terjatuh,” ujarnya.

Kebetulan, di belakang motor Dini melintas seorang anggota TNI yang juga sedang lewat.

Mengetahui hal tersebut, anggota TNI tersebut menabrakkan motornya ke motor pelaku. Akhirnya pelaku sempat terjatuh dan dirubung massa.

“Pelaku yang dibonceng sempat lari ke sebuah percetakan yang ada di dekat situ. Lalu tertangkap dan pelaku dihajar,” kata Dini. 

Tak lama kemudian, petugas kepolisan dari Polsek Kedungkandang langsung datang ke lokasi dan mengamankan pelaku di Lesanpuro Gang 1, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Warga sekitar lokasi kejadian, Prio dan Ryan, menjelaskan, mereka mendengar suara tembakan peringatan dari petugas.

"Ada sekitar tiga kali. Tembakan peringatan untuk membubarkan massa yang mengeroyok pelaku," kata Prio.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kedua pelaku berasal dari Pasuruan.

Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi menerangkan, pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait identitas pelaku.

“Kedua tersangka masih kami periksa. Apalagi, dia habis dihajar massa juga. Jadi, agar datanya lengkap dan valid, besok saja ya,” paparnya. 

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help