Berburu Pakaian Merek Lokal di Jakcloth, Kota Malang

#KLOJEN - Pameran industri kreatif clothing line, Jakcloth, kembali digelar di Kota Malang di 29/3/2018 hingga 1/4/2018.

Berburu Pakaian Merek Lokal di Jakcloth, Kota Malang - lapangan-rampal-kota-malang-jumat-2932018_20180330_194325.jpg
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
BERBURU FASHION - Pengunjung melihat-lihat aneka produk fashion dalam pameran produk fashion, Jakcloth 2018 di Lapangan Rampal, Kota Malang, Jumat (29/3/2018). Pameran yang diikuti 80 booth clothing dan 20 booth kuliner ini menargetkan 30 ribu pengunjung dan target penjualan Rp 1 miliar.
Berburu Pakaian Merek Lokal di Jakcloth, Kota Malang - pameran-yang-diikuti-80-booth-clothing-dan-20-booth-kuliner-ini_20180330_194233.jpg
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
BERBURU FASHION - Pengunjung melihat-lihat aneka produk fashion dalam pameran produk fashion, Jakcloth 2018 di Lapangan Rampal, Kota Malang, Jumat (29/3/2018). Pameran yang diikuti 80 booth clothing dan 20 booth kuliner ini menargetkan 30 ribu pengunjung dan target penjualan Rp 1 Miliar.

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pameran industri kreatif clothing line, Jakcloth, kembali digelar di Kota Malang.

Pameran tahunan kali ini digelar di Lapangan Brawijaya Kota Malang, Kamis (29/3/2018) hingga Minggu (1/4/2018).

Menurut Ryan Solihin, tim promosi dan sponsorship Jakcloth 2018, pameran tahun ini diikuti oleh 80 stand clothing line dari sejumlah daerah di Indonesia. Juga ada 20 stand kuliner.

Pengusaha 'clothing line' yang terlibat dalam Jakcloth tahun ini antara lain berasal dari Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Padang, Bogor, juga Malang.

"Semuanya produk clothing asli Indonesia. Merek asli Indonesia," ujar Ryan, Jumat (30/3/2018).

Penyelenggara menargetkan 30 - 40 ribu pengunjung selama empat hari, dengan target penjualan barang mencapai Rp 500 - Rp 700 juta.

"Syukur-syukur bisa nyentuh Rp 1 miliar," imbuhnya.

Selama dua hari berjalan, kata Ryan, animo masyarakat tinggi. Hal ini dilihat dari jumlah kunjungan di hari pertama sekitar 10 ribu pengunjung. Pengunjung tidak dipungut biaya masuk di Jakcloth 2018.

Dari puluhan distro yang mendirikan stand di pameran itu, hanya satu distro asal Malang yang berpartisipasi yakni Zero Heroes.

"Sepengetahuan kami hanya satu, kami saja yang ikut dalam Jakcloth kali ini. Ini saja sudah akhir-akhir. Kami berpikiran masak clothing line asal Malang malah tidak terlibat dalam acara yang digelar di Malang sendiri," tegas Rify Okky, tim kreatif Zero Heroes.

Tim Zero Heroes berharap penjualan di Jakcloth tahun ini lebih bagus, atau minimal setara dengan tahun kemarin. Sebab saat ini, panitia tidak menarik biaya masuk. Hal ini dikhawatirkan membuat pengunjung hanya datang untuk melihat tanpa melakukan transaksi.

"Namun kalau ada biaya masuknya, kan orang mikir. Masak sudah bayar tiket masuk tapi tidak beli, orang mikirnya akan rugi. Semoga tahun ini hasil penjualan bisa tetap bagus," tegas Rifky. 

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help