Universitas Brawijaya

Rektor Universitas Brawijaya Kunjungi Dua Kampus Terbaik di Yordania

Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang bersama delegasi mengunjungi dua perguruan tinggi terbaik di Yordania.

Rektor Universitas Brawijaya Kunjungi Dua Kampus Terbaik di Yordania
ub
Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang bersama delegasi mengunjungi dua perguruan tinggi terbaik di Yordania pada Kamis (29/3/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang bersama delegasi mengunjungi dua perguruan tinggi terbaik di Yordania pada Kamis (29/3/2018).

Universitas itu adalah yaitu Jordan University of Science and Technology (JUST) dan Yarmouk University. Perguruan tinggi ini berada di utara Yordania yang berbatasan dengan negara Suriah.

Dalam rilis yang dikirimkan, Jumat (30/3/2018), mendampingi rombongan UB adalah Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Yordania dan Negara Palestina.

Rektor UB, Prof Dr Ir M Bisri M menyatakan kunjungan ke JUST untuk mengesekusi program UB yaitu 3 in 1 UB.

"Program ini adalah mendatangkan dosen-dosen terbaik UB untuk melakukan kegiatan akademis di UB selama dua sampai tiga minggu," kata Bisri dalam rilisnya. Sehingga pertemuan berlanjut dengan para dekan itu perguruan tinggi itu.

Dalam kunjungan ke JUST, Rektor UB menandatangani MoU kerjasama internasional dengan President of JUST yang disaksikan oleh Dubes RI di Yordania dan seluruh anggota delegasi UB. Rektor berharap pada September 2018, program 3 in 1 bisa segera dilaksanakan di seluruh fakultas.

Sedang Dubes RI di Yordania, Andi Rachmianto, mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi keseriusan UB dalam mengimplentasikan MoU dengan berbagai perguruan tinggi di Yordania.

“Kehadiran saya mendampingi Rektor UB ke JUST adalah karena saya bersedia menjadi dinamo implementasi kerjasama UB dengan PTN di Yordania dalam program 3 in 1," kata dubes. Program 3 in 1 ini merupakan program yang bagus sebagai bentuk real kerjasama antara UB dengan PTN di Yordania.

President of JUST, Professor Saeb Khreisat menyatakan program 3 in 1 bagus. "Program sederhana namun realiatis," kata dia. Sebab UB berani mendatangkan dosen-dosen terbaik berbagai negara ke PTN di Kota Malang itu.

Di sisi lain, kerjasama itu bisa memberi pengalaman dosennya mengajar di perguruan tinggi lain di luar Yordania. Kampus JUST sangat megah bak istana di tengah gurun. Rombongan juga mengunjungi the solar energy farm dan King Abdullah University Hospital.

Di rumah sakit terbesar di yang tidak hanya melayani warga Yordania tapi juga melayani warga negara di sekitar jazirah Arab dan pengungsi Suriah di Azraq Refugee Camp. Kunjungan di RS itu juga mempertemukan Rektor UB dengan Director General of King Abdullah University Hospital, Prof Ismail Matalqa untuk membahas kerjasama.

Sedang kunjungan di Yarmouk University, rombonha bertemu President of Yarmouk University, Prof Zeidan Abdel-Kafi Kafafi. Universitas ini memiliki banyak mahasiswa Indonesia. Di tempat ini dilakukan MoU kerjasama internasional antara UB dengan Yarmouk University. Program yang dibawa UB sama yaitu 3 in 1.

Zeidan mengatakan bahwa program ini bisa langsung dimulai dengan beberapa fakultas di Yarmouk University yaitu fakultas Arkeologi dan Antropologi, fakultas kedokteran dan fakultas farmasi.

“Dekan-dekan UB bisa langsung mengkontak dekan-dekan fakultas dari Yarmouk Universitas secara langsung. Dan harus segera dilaksanakan agar programnya cepat berjalan," jelas Zeidan. 

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved