Travelling

Gimbal Alas Galang Reboisasi di Lereng Gunung Semeru demi Air Bersih bagi Warga Ranu Pani

relawan dari beragam latar belakang dan asal daerah yang berbeda kompak bergotong-royong melakukan reboisasi di lereng Gunung Semeru

Gimbal Alas Galang Reboisasi di Lereng Gunung Semeru demi Air Bersih bagi Warga Ranu Pani
Gimbal Alas for SURYAMALANG.COM
Penanaman bibit pohon cemara dalam kegiatan reboisasi di lereng Gunung Semeru, Minggu (1/4/2018). 

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Ratusan relawan dari beragam latar belakang dan asal daerah yang berbeda kompak bergotong-royong melakukan reboisasi di lereng Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (1/4/2018).

Aksi dilakukan dengan menanam 3.000 bibit pohon cemara dari rangkaian acara Sarasehan Lingkungan Konservasi Penyelamatan Air, Program Penyediaan Air Bersih Desa Ranu Pani, Lumajang.

Kegiatan reboisasi dilakukan di kawasan penunjang Sumber Air Watu Rejeng dan Sumber Amprong juga di sekitar Desa Ranu Pani.

"Antusias peserta cukup besar. Sebelum hari H sudah banyak yang menanyakan informasi kegiatan ini. Mereka datang ke Ranu Pani mulai Jumat dan Sabtu (29-30/3/2018)," ujar Bambang Irawan Wibisono, Penanggung Jawab Program Jaringan Air Bersih Ranu Pani, Minggu (1/4/2018).

Mayoritas relawan kegiatan reboisasi lereng Gunung Semeru ini memang datang dari sekitaran Malang Raya. Tapi banyak juga rombongan relawan yang datang dari Surabaya, bahkan dari Cirebon dan Jakarta.

Sebelumnya, pada Sabtu (30/3/2018) para relawan ikut berdiskusi dalam sarasehan yang melibatkan pemangku kepentingan dan warga sekitar.

Dalam sarasehan ini terungkap permasalahan yang ada di balik ancaman berkurangnya debit sumber air bersih yang selama ini jadi andalan warga Ranu Pani.

Pengendali Ekosistem Hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Agung Siswoyo mengatakan salah satu sumber air bersih terbesar bagi warga Ranu Pani adalah di Watu Rejeng.

Tapi kapasitas air bersih di Watu Rejeng kini sekitar 6 liter per detik.

Beberapa sumber air yang dulu bisa dimanfaatkan seperti sumber Dempok, Banyu Kaji, Sumber Ong, debit air jauh lebih berkurang.

Halaman
12
Penulis: Dyan Rekohadi
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help