Advetorial

Ngalam Melukis, Membingkai Wajah Kota Malang Melalui Lukisan

Ngalam Melukis kali ini bertajuk 'water color competition'. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT Kota Malang ke-104, 1 April 2018.

Ngalam Melukis, Membingkai Wajah Kota Malang Melalui Lukisan
IST
Ngalam Melukis 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sebanyak 60 pelukis bakal berpartisipasi dalam 'Ngalam Melukis' sebuah lomba melukis yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Minggu (8/4/2018).

Mereka berasal dari Malang Raya, sejumlah kota di Jawa Timur, dan beberapa dari luar Jawa Timur seperti dari Bandung, dan Tangerang. 

Ngalam Melukis kali ini bertajuk 'water color competition'. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT Kota Malang ke-104, 1 April 2018.

"Lomba melukis ini nanti diikuti dengan pameran lukisan. Jadi hasil karya peserta Ngalam Melukis, semuanya akan dipamerkan hingga tanggal 9 April. Sampai saat ini terdaftar 60 orang peserta," ujar Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Malang Heri Sunarko, Rabu (5/4/2018).

Ngalam Melukis 'water color competition' ini bertema 'Beautiful Malang in Frame' atau Malang dalam Bingkai. Peserta bisa melukis destinasi wisata di Kota Malang, baik itu kuliner, heritage, atau religi.

"Selain untuk memperingati HUT Kota Malang ke-104, kegiatan ini juga sebagai wadah ekspresi dan apresiasi kepada pelaku ekonomi kreatif yang diampu oleh Disbudpar. Kebetulan untuk kegiatan bertajuk Malang dalam Bingkai ini yang terlibat ada dua subsektor yakni seni rupa dan fotografi," lanjut Heri.

Sub-sektor ekonomi kreatif seni rupa diwujudkan dalam bentuk lukisan, dengan kegiatan lomba dan pameran lukisan.

Sedangkan fotografi dirupakan dalam bentuk lomba fotografi dan pameran foto.

Semua kegiatan itu akan digelar di halaman dalam Balai Kota Malang, 8 - 9 April. Lomba 'Ngalam Melukis' nantinya akan dijuri pelukis dan pelaku ekonomi kreatif lukis.

Heri menambahkan, Badan Ekonomi Kreatif mengelompokkan 16 sub-sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Kota Malang memiliki 16 sub-sektor itu. Dari 16 sub-sektor itu, dikelola oleh tiga dinas yakni Disbudpar, Dinas Perindustrian, dan Dinas Koperasi dan UMKM.

Disbudpar mewadahi tujuh sub-sektor yakni kuliner, fesyen, film, musik, seni pertunjukan, fotografi, dan seni rupa.

"Nanti kegiatan Ngalam Melukis akan dibuka oleh Pjs Wali Kota dengan menorehkan cat memakai kuas di sebuah bingkai lukisan besar. Yang akan dilukis adalah balai kota. Dilukis bareng-bareng," pungkas Heri.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved