Nasional

Jumlah Korban Meninggal Akibat Miras Oplosan Jadi 82 Orang dalam Waktu 2 Minggu

Kasus minumas keras (miras) oplosan yang menewaskan puluhan orang telah menjadi momok menakutkan.

Jumlah Korban Meninggal Akibat Miras Oplosan Jadi 82 Orang dalam Waktu 2 Minggu
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Ilustrasi minuman keras 

SURYAMALANG.com - Kasus minumas keras (miras) oplosan yang menewaskan puluhan orang telah menjadi momok menakutkan.

Bahkan kasus ini masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Bandung.

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengatakan, 82 orang dinyatakan meninggal dunia akibat miras oplosan dalam waktu berdekatan. 31 orang di wilayah hukum Polda Metro Jaya, 51 di Jawa Barat.

Peristiwa ini terjadi sejak dua minggu lalu, ketika 31 orang di Jakarta dipastikan meninggal gara-gara miras oplosan.

"Ini kejadian sangat serius. Saya perintahkan untuk hentikan tindakan-tindakan seperti ini," ujar Syafruddin saat konferensi pers di Mapolrestro Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (11/4).

Syafruddin menegaskan, polisi harus bisa menghentikan peredaran miras oplosan. Dia tak ingin ada toleransi dalam penanganan kasus ini.

"Bukan kasusnya, menghentikan peredaran, perbuatannya dihentikan. Caranya menghentikan, dibumihanguskan, diberangus," tegas dia.

Syafruddin tidak ingin ada lagi kasus serupa muncul di seluruh wilayah di Indonesia. Pemberantasan miras oplosan harus selesai sampai tuntas.

"Ini serius kasusnya. Berikan hukuman maksimal, tapi masalahnya diselesaikan sampai ke akar," ucap Syafruddin.(*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Kasus Miras Oplosan Tewaskan 82 Orang Dalam Dua Pekan

Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help